Monday, March 27, 2017

Cerita Bahasa Inggris tentang Kekayaan Sejati

Ada yang mencari cerita dalam bahasa inggris singkat? Berikut akan kita bahas satu cerita tentang kekayaan sejati. Untuk rekan semua yang mencari bahan bacaan baik itu untuk hiburan atau untuk belajar bisa membaca kisah menarik berikut ini. kisah ini cukup singkat dan bisa selesai sekali baca, mau ikut membacanya?

Teks cerita adalah salah satu media yang bisa digunakan untuk hiburan dalam mengisi waktu luang. Selain itu cerita khususnya yang berbahasa Inggris bisa juga digunakan untuk bahan belajar. Dengan teks ceritanya pembaca bisa belajar vocabularies, speaking, conversation, atau bahkan tata bahasa.

Dalam cerita ada banyak sekali tema-tema yang bisa diangkat. Untuk yang akan kita baca ini memiliki tema tentang kehidupan yaitu mengenai arti kekayaan yang sesungguhnya. Kisah yang dimuat selain menghibur juga bisa memberikan pelajaran, inspirasi dan juga motivasi untuk menjalankan hidup yang lebih baik.

Di dalam cerita juga bisa diambil hikmah dan juga renungan tentang nilai-nilai luhur yang bisa diterapkan dalam hidup sehari-hari. Cerita berjudul “true wealth” ini bisa dikatakan masuk rekomendasi bahan bacaan untuk rekan remaja. Penasaran bukan dengan kisahnya seperti apa?

Ya, sebelum sampai ke inti ceritanya mari kita bahas sedikit mengenai judul tersebut. Secara keseluruhan, judul tersebut dapat diartikan menjadi “kekayaan sejati”. Kalau diartikan kata perkata maka “true” bisa berarti benar atau sejati sedangkan “wealth” adalah kekayaan.

A. Cerita tentang kekayaan dalam bahasa Inggris

Seperti pada judul, kisah yang akan kita baca tersebut merupakan kisah yang ditulis dalam teks bahasa Inggris singkat. Jadi perlu diingat bahwa teks ini bukan teks atau cerita bahasa Indonesia. Kalau nanti ada yang membutuhkan cerita ini dalam bahasa Indonesia maka bisa menikmati versi terjemahan atau arti yang disediakan. Sekarang kita baca dulu ceritanya di bawah ini.

cerita bahasa inggris tentang kekayaan
True Wealth

Kalau cerita di atas diketik dengan komputer maka ceritanya sangat singkat, kurang dari lima paragraf singkat. Jadi, rekan semua tidak perlu pusing jika ingin menggunakan cerita di atas untuk bahan belajar bahasa Inggris di rumah. Atau, rekan semua juga bisa langsung mencetak ceritanya dari gambar di atas, mudah bukan?

Itu tadi kalau dibutuhkan di rumah untuk bahan belajar, lalu jika kita tidak paham dengan ceritanya dan ingin tahu lebih bagaimana caranya? Itu juga sudah disiapkan solusinya. Masih ingat yang disinggung di awal bukan?

Ya, memang sih. Kalau dipikir-pikir, untuk apa susah-susah belajar keras, kan kita juga tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Tapi tidak begitu. Di zaman yang sudah modern ini, dunia menjadi terasa seolah lebih sempit.

Buktinya, meski tidak bisa saling bertatap muka secara langsung, dengan teknologi dua orang dari belahan bumi berbeda bisa saling berkomunikasi. Nah, masalahnya adalah bahasa yang sudah banyak dikenal di kalangan internasional adalah Inggris. Jadi, ada untungnya jika kita menguasainya, benar bukan?

Hal seperti itu bukan hanya untuk sesuatu yang tidak berguna. Adanya teknologi dan komunikasi yang lebih dekat antara manusia juga memberikan peluang tersendiri. Sebagai contoh, orang bisa bekerja di luar negeri dengan lebih mudah karena menguasai bahasa inggris.

Itu adalah salah satu yang bisa dijadikan dasar agar kita sedini mungkin tidak malas belajar bahasa. Maka dari itu, melalui cerita-cerita sederhana seperti ini kita bisa berlatih dan mengasah kemampuan berbahasa. Siapa tahu kelak kita membutuhkannya. Bagaimana menurut anda, setuju tidak?

B. Penjelasan isi cerita bahasa Inggris

Pada pembahasan ini, teks cerita bahasa Inggris tersebut juga akan dilengkapi dengan penjelasan isi atau alur cerita dalam bahasa Indonesia. Penjelasan tersebut ya kurang lebih hampir sama dengan terjemahan, hanya beda tipis. Jadi bagi yang membutuhkannya tidak perlu pergi jauh lagi. Kita bahas saja ceritanya sekarang.

Cerita bahasa Inggris di atas mengisahkan tentang perjalanan seorang anak laki-laki dengan ayahnya. Diceritakan ada orang kaya yang memiliki anak laki-laki yang masih kecil. Suatu hari orang kaya tersebut yaitu sang ayah, mengajak anaknya jalan-jalan ke negara lain.

Sejatinya, perjalanan tersebut dilakukan untuk mengajarkan sang anak agar bersyukur akan kekayaan yang mereka miliki. Perjalanan tersebut diharapkan dapat menunjukkan kepada anaknya bagaimana orang miskin hidup, agar sang anak bersyukur.

Dalam perjalanan tersebut mereka pun menghabiskan beberapa hari tinggal di sebuah ladang atau perkebunan yang dianggap mewakili kondisi keluarga yang sangat miskin. Setelah menghabiskan beberapa waktu di sana mereka pun kembali ke rumah.

Di perjalanan pulang, sang ayah bertanya kepada anaknya, “bagaimana perjalanannya?”, tanya sang ayah. Dengan tegas sang anak pun menjawab pertanyaan ayahnya tersebut. “Menyenangkan Yah…”, jawab sang anak.

Sang ayah pun kembali bertanya kepada anaknya, “Apakah kamu tahu bisa seperti apa orang miskin?”, tanya sang ayah. “Oh, iya Yah… tentu saja”, jawab anak lelaki tersebut. Sesaat setelah itu sang ayah pun kembali melanjutkan pertanyaannya. “Jadi, apa yang kamu pelajari dari perjalanan kali ini?”, tanya sang ayah.

Diluar dugaan, sang anak menjawab dengan sesuatu yang benar-benar mengejutkan untuk  si ayah tadi. Anak laki-laki tersebut menjawab, “aku melihat bahwa kita memiliki satu anjing dan orang miskin memiliki empat ekor. Kita punya kolam renang yang memanjang sampai ke taman dan mereka memiliki sungai yang tak berujung”, jawab anak itu.

“Kita memiliki lampu impor dari luar negeri di taman kita dan mereka punya bintang-bintang dimalam hari. Pekarangan belakang kita menyambung sampai ke halaman depan dan mereka memiliki seluruh ufuk. Kita punya beberapa petak tanah untuk ditinggali dan mereka memiliki tanah lapang yang melebihi pandangan kita.”, lanjut anak itu.

“Kita memiliki banyak pelayan yang melayani kita tetapi mereka melayani orang lain. Kita membeli makanan kita tetapi mereka menanam makanan mereka. Kita punya dinding mengelilingi tanah yang kita miliki untuk melindungi kita, mereka memiliki banyak teman untuk melindungi mereka.“

Mendengar jawaban anak kesayangannya itu, sang ayah pun tak bisa berkata-kata. Beberapa saat kemudian, anak itu pun menambahkan, “terima kasih ayah karena telah menunjukkan kepadaku betapa miskinnya kita”.

***

Apa yang bisa dipetik dari kisah atau cerita bahasa Inggris di atas tentu sangat tergantung dengan pemahaman masing-masing pembaca. Namun begitu paling tidak, ada gambaran yang cukup jelas dari kisah di atas bahwa kaya dan miskin merupakan istilah yang merujuk kepada situasi yang bisa saja berbeda, tergantung sudut pandang seseorang.

Pada cerita di atas, sang ayah (atau mungkin sebagian banyak orang) menganggap bahwa harta benda yang dimiliki seseorang merupakan ukuran untuk menentukan kaya miskin. Di sisi lain, sang anak laki-laki tersebut memiliki pandangan yang sangat berbeda. Lalu, menurut anda, yang sebenarnya kaya itu orang yang seperti apa?