Wednesday, March 22, 2017

Contoh Cerita Dongeng Bahasa Inggris Singkat Beserta Terjemahannya

Siapa yang sedang mencari contoh cerita dongeng bahasa Inggris singkat, nih satu. Belajar itu bisa menggunakan media apa saja. Belajar tidak hanya dari buku cetak, teori-teori yang kadang membuat depresi atau tugas yang menumpuk. Belajar bisa juga dengan hal yang menyenangkan seperti misalnya dengan membaca cerita. Salah satu cerita yang cukup menarik untuk dijadikan bahan belajar adalah dongeng.

Dongeng sendiri adalah cerita karangan yang sangat kental dengan pesan moral dan nasehat. Dongeng biasanya lebih mengedepankan isi atau pesan yang ingin disampaikan. Kebanyakan, cerita-cerita seperti ini sangat singkat dan hanya terdiri dari satu topik masalah yang diangkat. Karena itu cerita semacam ini bisa menjadi bahan bacaan yang ringan untuk dinikmati.

Kalau bicara mengenai cerita dongeng, ada banyak sekali cerita – cerita seperti itu yang bisa kita baca. Dongeng lokal yang berasal dari Indonesia saja sudah banyak apalagi jika ditambah dengan yang berasal dari luar negeri.

Untuk tambahan referensi yang sudah ada, kita akan melengkapi kisah-kisah dongeng yang sudah dibagikan dengan dua contoh lagi. Kali ini ceritanya sangat singkat dan mungkin bisa dikatakan paling singkat diantara cerita-cerita yang sudah kita baca sebelumnya. Dua cerita tersebut yang pertama berjudul “The Travelers And The Tree” dan yang kedua berjudul “Learn From Mistakes”

A. Cerita Dongeng The Travelers And The Tree

Cerita yang pertama hanya terdiri kurang dari lima paragraf singkat. Ceritanya juga ditulis dengan kalimat-kalimat yang sangat sederhana sehingga sangat mudah dipahami. Alurnya juga tidak rumit seperti cerita cerpen namun isi dan makna yang ada di dalamnya sangat bagus untuk direnungkan.

Dari judulnya, traveler itu artinya pelancong atau pengembara atau orang yang sedang dalam perjalanan. Kata "tree" kalau dalam bahasa Indonesia artinya pohon, jadi judulnya bisa diterjemahkan kurang lebih pengembara dan sebuah pohon. Ceritanya bagus kok, pesan moralnya juga menarik. Lebih jelas bagaimana ceritanya, silahkan dibaca langsung berikut!

dongeng tentang pengembara bahasa inggris
The Travelers And The Tree

Selain sebagai hiburan, teks di atas bisa digunakan untuk belajar. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan mempelajari lebih jauh arti dari kosa kata yang digunakan. Untuk contoh, perhatikan kalimat pertama pada cerita yang berbunyi "two men were walking along one summer day".

Kita bisa belajar mengartikan sebuah teks dengan kalimat tersebut. Pertama kita bagi kalimat tersebut menjadi beberapa bagian sesuai fungsinya yaitu bagian subjek, predikat dan obyek. Pada kalimat tesebut kita bisa membagi menjadi "two men", "were walking along" dan "one summer day".

Setelah dibagi, maka kita bisa mengartikan langsung masing-masing bagian tersebut. Kata "two men" artinya "dua orang". Kata tersebut merupakan subjek kalimatnya. Kemudian, "were walking along" merupakan predikat atau kata kerja yang artinya "sedang berjalan" dan "one summer day" artinya "suatu hari di musim panas"

Menarik bukan? Ya, dalam dongeng tersebut diceritakan ada dua orang pengembara yang sedang melakukan perjalanan jauh di hari yang cukup panas. Seiring mereka berjalan, hari menjadi semakin panas dan mereka tidak kuat lagi melanjutkan perjalanan karena terlalu panas.

Tak jauh, mereka berdua akhirnya melihat sebuah pohon yang cukup besar. Mereka pun sangat senang. Mereka akhirnya merebahkan tubuh mereka di bawah pohon rindang tersebut dan beristirahat. Di bawah pohon tadi, panas matahari tidak dapat mengenai mereka karena pohonnya rindang.

Ketika rebahan dan bersitirahat, salah satu dari mereka pun melihat ke atas pohon. Melihat pohon itu sangat rindang tetapi tidak ada buahnya ia pun berujar, "benar-benar pohon yang tidak berguna. Pohon ini rindang tapi tidak ada buahnya sama sekali dan kayunya pun sepertinya tidak bisa digunakan untuk apa-apa."

Secara ajaib, mendengar perkataan sang pengembara tersebut ternyata pohon tersebut menjawab, "jangan jadi orang yang tidak tahu bersyukur dan berterima kasih", ucap sang pohon tadi, "aku adalah pohon yang benar-benar berguna bagi kalian saat ini, aku melindungimu dari sinar matahari yang panas. Dan kamu mengatakan bahwa aku adalah pohon tak berguna!"

***

Benar bukan? Cerita di atas mengingatkan kita bahwa kita harus menghargai semua ciptaan Alloh yang ada di dunia ini. Jangan salah, bahkan untuk sesuatu yang kita anggap tidak ada gunanya sekalipun sebenarnya ada manfaatnya. Semua hal yang diciptakan di dunia ini ada tujuan dan manfaatnya.

Di jelaskan dalam cerita, bahkan sebatang pohon rindang yang tak berbuah sekalipun memiliki manfaat yang sangat penting. Jadi, tidak benar jika kita mengganggap remeh apa yang ada di dunia ini, meski itu hal yang kecil sekalipun. Kita tinggalkan cerita di atas, sekarang mari kita lanjut ke contoh dongeng ke dua.

B. Dongeng Learn from Mistakes

Kalau yang kedua ini sangat singkat dan mungkin lebih tepat jika disebut dengan cerita moral untuk anak-anak. Ya, karena ceritanya hanya dua paragraf singkat yang alur ceritanya pun sangat sederhana. Cerita kedua ini lebih dalam bentuk nasehat yang dihubungkan dengan sebuah kisah sederhana mengenai penemuan dari seorang ilmuan. Lebih jelas mari kita baca berikut!

dongeng tentang belajar dari kesalahan
Learn from Mistakes

Dalam contoh dongeng di atas diceritakan bahwa seorang ilmuan yang bernama Thomas Edison telah berkali-kali gagal dalam mencari bahan untuk membuat lampu pijar yang bagus. Ia bahkan sudah mencoba dua ribu bahan berbeda untuk bahan tersebut.

Dengan berbagai percobaan yang gagal tersebut salah satu asistennya pun mengeluh dan protes kepada dirinya. "Semua pekerjaan kita selama ini sia-sia, tak ada ilmu apapun yang dapat kita pelajari, semua percobaan gagal", ucap asisten tersebut.

Mendengar perkataan sang asisten, ilmuan pandai tersebut pun menjawab dengan tegas, "Oh, kita sudah berusaha sejauh ini dan kita telah belajar banyak sekali dari kegagalan tersebut. Sekarang, dari kegagalan tersebut kita tahu bahwa setidaknya ada dua ribu bahan yang tidak dapat digunakan untuk membuat sebuah lampu pijar yang baik", ucapnya.

***

Ternyata, dari sepenggal cerita bahasa Inggris di atas kita bisa mengetahui bahwa bahkan dari sesuatu yang gagal sekalipun ada hikmah, ada pelajaran dan manfaat yang bisa dipetik. Di atas diceritakan bahwa sang ilmuan yaitu Thomas Edison telah mencoba begitu banyak bahan untuk membuat lampu boklam. 

Kesemua bahan yang dicoba tidak sesuai harapan dan dia belum menemukan satu bahan yang diinginkan. Meski yang dilakukan gagal namun ia tetap mendapatkan ilmu dari percobaan tersebut bukan? Ya, sudah pasti, dengan percobaan gagal tersebut ia mengetahui setidaknya ada ribuan bahan yang tidak dapat digunakan untuk membuat lampu boklam yang bagus.

Dari kisah di atas jelas sekali bahwa semua usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tentu ada hasil yang didapat, bahkan meski usaha tersebut gagal sekalipun. Hasil yang dimaksud di sini adalah hasil yang tidak selalu identik dengan sesuatu yang diinginkan tetapi untuk hal yang tidak diinginkan juga bisa menjadi hasil.