Saturday, January 28, 2017

Cerita Bahasa Inggris tentang Sapi dan Artinya

Khusus, bagi anda yang membutuhkan cerita pendek bahasa inggris yaitu tentang binatang dan artinya maka bisa menikmati kisah berikut. Cerita binatang kali ini yaitu tentang sapi, tiga ekor sapi yang tidak kompak dan terpecah belah. Inti ceritanya yaitu tentang pentingnya persatuan dan kesatuan, mau ikutan tidak?

Disebut pendek, cerita dalam bahasa Inggris berikut ini tak lebih dari 1 lembar folio dan bisa dinikmati sekali baca langsung selesai. Meski menggunakan bahasa asing namun karena singkat maka sepertinya anda tidak akan pusing dan malas membaca kisah tersebut. Apalagi, kisah yang diceritakan cukup bagus dan menarik.

Tokoh antagonis dalam cerita berikut adalah seekor singa yang hendak memangsa ketiga sapi tersebut. Di dalam cerita, singa tersebut mengalami kesulitan ketika hendak memangsa sapi. Hal itu karena sang sapi selalu bersama-sama dan saling menjaga satu sama lain. Mereka kompak dan bersatu.

Sampai akhirnya sang singa mendapatkan ide dan mempunyai rencana untuk memecah belah tiga kawanan sapi tersebut. Maka ia mulai menjalankan aksinya dan sukses besar. Berkat politik pecah belah yang dilakukan, satu persatu sapi bisa dimakan oleh singa. Ceritanya sangat menegangkan, tapi sebelum itu alangkah baiknya jika kita pelajari beberapa kata sulit di bawah ini,

Pasture = padang rumput
Three cows = tiga ekor sapi
Kind to each other = baik satu sama lain
Meadow = padang rumput
Together = bersama
Lion = singa
Pass = lewat
Looking for = mencari
a prey = mangsa
Separate from each other = memisahkan satu sama lain
Continued to remain together = terus bersama
A plan = rencana
Better pasture = padang rumput yang lebih baik
Obliged = melayani
Thoughtlessness = ketidakbijaksanaan, kesembronoan
I eat the white cow = aku memangsa sapi putih
Eat the black cow = memakan sapi hitam
We all will be of the same color = warna kita akan sama semua
Devoured = dilahap
Divide and rule policy = politik pecah belah

Daftar kosa kata bahasa Inggris di atas diambil dari tek cerita The Three Cows yang akan kita baca. Dengan adanya daftar di atas diharapkan pembaca bisa lebih mudah memahami seluruh alur ceritanya. Dengan begitu akan mudah untuk menangkap pesan moral yang ingin disampaikan. Sekarang silahkan ada baca kisah selengkapnya.

Cerita Berbahasa Inggris tentang Sapi dan Artinya

The Three Cows adalah sebuah kisah yang bercerita tentang kehidupan tiga ekor sapi. Kisah ini bermula saat ada sebuah rumput yang hijau dan segar. Dikisahkan ada tiga ekor sapi. Sapi yang peratama berwarna putih.

Sapi yang kedua berwarna hitam, dan yang ketiga berwarna coklat kemerahan. Ketiga sapi itu hidup dalam kerukunan. Mereka selalu bersikap baik satu sama lain. Mereka selalu pergi ke padang rumput dan makan rumput bersama-sama. Mereka juga tidur bersama-sama setiap malam.

Sampai suatu hari, ada sebuah kejadian. Saat itu ada seekor singa berwarna coklat kemerahan. Kebetulan saat itu dia lewat di situ. Singa sama sekali tidak bahagia, ia sedang tidak senang. Ia merasa sangat lapar dan berusaha untuk mencari mangsa.

Dia memandang kesekitar. Dan didapatinya tiga ekor sapi itu. Dia merasa senang karena melihat mangsa. Tapi, dia tidak bisa menyerang mereka karena mereka bersama-sama. Lalu Singa pun duduk di sudut untuk menunggu sapi-sapi itu berpisah satu sama lain.

Tapi, ketiga sapi itu terus bersama dan tidak mau berpisah satu sama lain. Mereka tahu bahwa jika mereka berpisah, maka mereka akan diserang oleh predator. Setelah tiga hari berlalu, para sapi belum juga berpisah. 

Singa pun mulai gusar. Akhirnya ia pun menemukan ide yang sangat cemerlang. Dengan ide dikepalanya, ia pun berjalan untuk menghampiri para sapi. 

“Hay, bagaimana kabarmu wahai temanku? Apa kamu baik-baik saja? Aku ingat kalian sudah lama. Tapi karena aku terlalu sibuk, akhirnya aku baru bisa mengunjungi kalian hari ini. Bagaimanapun juga aku harus mengunjungi kalian dan menanyakan kabar”, ucap Singa pada sang sapi.

“Terimakasih tuan. Saya senang anda telah bersedia mengunjungi kami”, ucap Sapi Merah. “Aku selalu ingat dengan kamu. 

Bahkan, aku telah menyiapkan padang rumput yang lebih baik untuk kalian di dalam hutan”, ucap Singa lagi. “Tuan, Anda benar-benar baik pada kami. Kami sangat berterima kasih pada anda”, ucap Sapi Merah.

Sapi putih dan sapi hitam merasa sangat aneh dengan temannya itu. Mereka takut kalau singa akan menipu temannya. Sapi hitam dan sapi putih pun berkata satu sama lain, Apa benar di hutan ada padang  yang lebih baik?

Mengapa sapi coklat kemerahan percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan singa? Apa dia tidak tau kalau singa hanya mencari hewan lain untuk dimangsa?

Semakin hari singa semakin akrab dengan si sapi coklat kemerahan. Sapi hitam dan sapi putih sudah menyarankannya untuk menjauhi singa, tapi itu sia-sia. Sapi merah tetap akrab saja dengan singa itu.

Pada suatu hari, singa berkata pada sapi merah “Kamu tahu kan, bahwa tubuh kita itu berwarna gelap. Dan warna sapi putih adalah terang. Dan kamu juga tahu kalau warna terang adalah kebalikan dari warna gelap? 

Akan sangat baik jika aku memakan sapi putih. Dengan begitu tidak akan ada lagi perbedaan warna tubuh diantara kita. Dan kita bisa hidup dengan baik”, ucap Singa pada sapi coklat kemerahan. Sapi coklat kemerahan pun setuju dengan ucapan singa.

Lalu dia mendekati sapi hitam agar sapi hitam tetap sibuk. Dengan begitu, singa bisa memangsa sapi putih dengan leluasa. Saat sapi hitam dan sapi coklat sedang sibuk berbincang. Sapi putihpun dimangsa oleh singa. Akhirnya sapi putih pun mati dibunuh singa.

Setelah tiga hari berlalu sejak kematian si sapi putih, singa kembali merasa lapar. Sapi coklat kemerahan hanya berjalan di sekitarnya dan terus memakan rumput. Karena gusar, singa pun memanggil sapi coklat kemerahan.

“Ya tuan” jawab sapi coklat kemerahan saat dia dipanggil oleh singa. “Kau tau kan. Aku dan kamu memiliki warna coklat kemerahan. Dan sapi hitam memiliki warna tubuh yang berbeda dengan kita. Akan sangat baik jika aku memakan sapi hitam. Dengan begitu semua hewan yang ada di hutan ini akan memiliki warna yang sama.” Ucap Singa pada sapi coklat kemerahan.

Sapi coklat kemerahan setuju dengan ucapan singa. Lalu dia segera pergi meninggalkan sapi hitam. Saat sapi coklat pergi meninggalkan sapi hitam, singa segera menyerang dan membunuh sapi hitam.

Sapi coklat dan singa nampak begitu bersuka cita. Mereka berdua berlarian bersama-sama dalam kegembiraan. “Akhirnya semua hewan di hutan ini memiliki warna yang sama”, ucap Sapi coklat kemerahan pada Singa.

Beberapa hari sejak kematian sapi hitam pun berlalu. Singa meraung-raung mencari sapi coklat kemerahan. “Hoei sapi coklat kemerahan! Kamu ada dimana sekarang?” teriak singa mencari sapi coklat. Dengan gemetar dan diselimuti rasa takut, sapi coklat pun berjalan menghampiri Singa. “Ya tuan. Ada apa anda mencari saya?” 

“Iya. Sekarang giliran kamu. Aku akan memangsa kamu hari ini”, ucap singa pada sapi coklat kemerahan. “Kenapa tuan, saya adalah teman anda. Saya sudah melakukan apapun yang anda perintahkan. Kenapa anda mau memakan saya?”  Ucap sapi coklat kemerahan dengan gemetar dan diselimuti rasa takut.

“Teman? saya tidak punya teman! Mana mungkin singa mau berteman dengan seekor sapi? Hahaha” Ucap singa pada sapi coklat kemerahan. 

Tidak peduli seberapa banyak sapi memohon dan memohon, singa tetap berusaha untuk memakan sapi itu. “Tuan singa, izinkanlah saya untuk menangis tiga kali sebelum anda memakan saya.” Ucap sapi coklat. 

“Cepat! Cepat! Cepat!” ucap singa. Lalu dengan sigap singa itu segera memangsa sapi merah kecoklatan. “Saya sudah makan sapi putih di hari pertama. Hari berikutnya saya makan sapi hitam, dan ahri ini saya telah memakan sapi coklat kemerahan.” Ucap singa pada dirinya sendiri saat dia sudah berhasil melahap sapi merah kecoklatan. 


***

Ada banyak sekali pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari kisah ini. Meskipun sederhana, tapi kisah ini sungguh  sarat akan makna. Kisah ini mengajarkan pada kita semua betapa bahaya sekaligus betapa bermanfaatnya politik pecah belah.

Dalam kisah ini tiga ekor sapi yang seharusnya kuat akhirnya tumbang oleh singa. Bukan karena singa langsung melawan mereka bertiga, tapi karena singa melakukan politik pecah belah diantara mereka.

Dengan kekejaman dan kecerdikannya ia telah berhasil melahap ketiga sapi itu. Bukan hanya satu, tapi singa benar-benar memakan tiga sapi itu. artinya, singa benar-benar telah menghancurkan dan mengalahkan para sapi.

Apa pesan yang ada dalam kisah cerita binatang di atas? Di satu sisi, kita juga bisa belajar betapa bermanfaat dan bergunanya politik pecah belah. Strategi ini terbukti mampu efektif digunakan untuk mengalahkan musuh yang kuat. Terbukti saat singa menerapkan strategi ini, dia berhasil mengalahkan para sapi. Dia tidak hanya membuat sapi itu kalah, tapi juga langsung mengalah tanpa memberi perlawanan.

Sampai saat ini penggunaan strategi ini pun masih sering digunakan. Tentunya oleh para manusia. Strategi ini biasanya digunakan oleh para kaum imperial. Mereka biasanya masuk kedalam suatu daerah, lal mereka menerapkan politik pecah belah ini.

Saat mereka berhasil membuat strategy ini berjalan dengan lancar, saat itu lah mereka bisa menguasai suatu daerah atau bangsa. Semoga setelah membaca kisah ini kita bisa lebih berhati-hati terhadap strategy politik pecah belah. Karena ini benar-benar berbahaya. Bagi kita, keluarga kita, dan juga negara kita.