Friday, January 6, 2017

Cerita Bahasa Inggris Singkat tentang Ibu

Kalau berbicara mengenai ibu atau orang tua pasti panjang karena orang tua adalah segalanya. Pada cerita singkat dalam bahasa Inggris berikut ini kita akan berbicara mengenai orang tua yaitu khususnya ibu. Tentu saja, ada pesan khusus yang bisa dipetik dari jalan ceritanya, khususnya untuk kita seorang anak.

Menarik dan sangat menyentuh, cerita berikut bisa menjadi pelajaran sekaligus renungan untuk semua anak. Jangan sampai adik-adik atau rekan-rekan semua durhaka kepada orang tua. Mulai saat ini, hormat dan sayangi mereka karena mereka yang telah membesarkan kita.

Meski tema kisah ini cukup serius namun kisahnya tidak membingungkan apalagi membuat pusing. Cerita bahasa Inggris tersebut sangat sederhana, pendek dan mudah dicerna. Untuk rekan pelajar, teks ceritanya bisa digunakan untuk bahan belajar di sekolah maupun di rumah.

Untuk menikmati kisah menariknya, telah disiapkan juga kosa kata baru yang bisa dipelajari lebih dulu. Di bawah ini sebagai pemanasan telah disiapkan kata-kata sulit dari teks yang sudah dilengkapi dengan arti atau terjemahannya sekaligus. Silahkan baca dan pelajari di bawah ini.

Order = memesan
Wired = kawat, kabel, telegram
Noticed = menyadari
Curb = pinggir jalan
Sobbing = menangis
Buy = membeli
Costs = harga
A ride home = tumpangan pulang
Directed = diarahkan
Cemetery = kuburan, makam
Dug = menggali
Grave = makam
Picked = mengambil
A bouquet = satu keranjang
Drove = mengemudi

Kata-kata di atas berhubungan dengan hari ibu seperti yang akan kita nikmati dalam cerita berikut. Yang penasaran dan tidak sabar ingin mengetahui bagaimana kisah tentang hari ibu tersebut bisa langsung membaca ceritanya di bawah ini. Jangan lupa siapkan cemilan dan minuman ringan ya.

Cerita Bahasa Inggris tentang Ibu
Mother's Day: Cerita Bahasa Inggris Singkat

Ya, Mother’s Day artinya hari ibu, dan menceritakan tentang seorang pria dan seorang gadis yang sama-sama ingin membelikan bunga mawar pada ibunya masing-masing.

Pada suatu hari, si pria sedang berdiri di depan toko bunga. Dia membeli beberapa ikat bunga dan akan dikirimkan pada ibunya. Ibunya tinggal cukup jauh dengan dirinya sekarang. Jarak antara mereka berdua berkisar antara dua ratus mil.

Saat dia hendak pergi dari toko bunga itu, tiba-tiba saja dia melihat ada seorang gadis yang sedang menangis di pinggir jalan. Karena penasaran, dia pun segera menghampiri gadis itu. Sesampainya di hadapan sang gadis, dia pun langsung bertanya.

“Kenapa anda menangis di pinggir jalan seperti ini nona?” tanya si Pria pada si gadis.
“Hari ini adalah hari ibu, saya ingin membeli beberapa ikat bunga untuk ibu saya dan kemudian mengantarkannya pada ibu saya.” Ucap Si gadis.

“Lalu?” Tanya si pria. “Tapi saya hanya punya lima sen saja. Ini hanya cukup untuk biaya naik angkot menuju ibu saya. Dan saya sama sekali tidak bisa membeli satu tangkai bunga pun untuk ibu saya.” Jawab si gadis.

Si pria tersenyum melihat gadis itu. lalu dia pun memberikan sebuah tawaran pada si gadis. Dia membelikan se-ikat bunga untuk nya lalu dia juga bersedia untuk mengantarkan gadis itu untuk menghampiri ibunya.

Setelah membeli satu ikat bunga lagi, si pria pun memberikan bunga itu pada sang gadis. Lalu mereka berdua berangkat menggunakan mobil untuk menghampiri ibu dari si gadis. Namun betapa terkejutnya si pria bahwa ternyata ibu dari si gadis kini telah tiada. Si gadis mengarahkan pria untuk menuju makam ibunya.

“Ini lah ibu saya. Terimakasih sekali karena anda telah membantu saya membelikan mawar untuk ibu saya.” Ucap si gadis pada sang pria. Si pria hanya bisa tersenyum memandangi makam ibu si gadis.

Dia akhirnya teringat pada ibunya. Dia takut jika dia tidak bisa lagi bertemu dengan ibunya sendiri. Akhirnya si pria pun mengantar sang gadis itu pulang. Setelah itu dia segera kembali ke toko bunga.

Dia membatalkan pengiriman bunga untuk ibunya sendiri. Lalu dia segera mengambil sekeranjang bunga untuk di berikannya langsung pada ibunya yang berjarak sekitar dua ratus mil dari posisinya sekarang.

***

Cerita ini telah memberikan kita sebuah pelajaran yang begitu berharga. Betapa berartinya ibu bagi kita semua dan betapa pentingnya kehadiran ibu dalam kehidupan kita.

Si pria merasa sangat tersentuh atas perlakuan si gadis. Bagaimana tidak, ibunya telah meninggal dunia dan dia masih berusaha untuk mengenang ibunya dengan berusaha membelikan seikat bunga untuk ibunya yang sudah meninggal.

Sedangkan si pria yang ibunya masih hidup justru berusaha mengirimkan bunga untuk ibunya lewat jasa pengiriman bunga. Dia merasa yang di lakukannya ini salah. Dan beruntung dia bertemu dengan gadis itu yang pada akhirnya menyadarkannya untuk menemui sang ibu.

Dia sadar ibunya pasti akan sedih jika dia tidak menemui ibunya. Ibunya juga pasti akan kecewa jika anaknya sendiri tidak mau bertemu dengannya di hari ibu. Dengan kisah ini maka kita semua sadar bahwa ibu adalah seseorang yang sangat berharga dalam kehidupan kita.

Kita harus berusaha menghormatinya dan terus berusaha untuk membuat dia bahagia. Meski kita semau tahu, sebesar apa pun hal yang kita lakukan untuk ibu, tetap saja kita tidak akan bisa membalas semua jasanya.

Sebanyak apa pun uang yang kita miliki, tetap saja kita tidak akan mampu membayar air susu yang telah ibu berikan pada kita semua. Jadi, mari temui ibu kita selagi ibu kita masih hidup seberapa jauh pun jaraknya dengan kita agar kita tidak menyesal nantinya. Karena surga, ada di telapak kaki ibu.