Monday, January 16, 2017

Contoh Cerita Bahasa Inggris tentang Belajar

Cerita bahasa Inggris kali ini sedikit berbeda dari biasanya. Pasalnya cerita ini mengambil tema yang cukup menarik yaitu mengenai pentingnya belajar. Jarang kan ada jenis cerita moral yang membahas materi seperti itu? Maka dari itu kita bahas agar koleksi yang ada lebih lengkap lagi.

Belajar adalah hal yang sangat penting untuk setiap orang. Belajar ini bisa dikatakan sebagai kebutuhan yang tidak boleh dikesampingkan. Sangat penting, belajar juga bisa dibandingkan sama pentingnya dengan kebutuhan pokok. Percaya tidak?

Jelas, belajar adalah kunci untuk mengetahui sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup. Tanpa belajar maka bayi tidak akan bisa tumbuh menjadi manusia yang sempurna, benar bukan? Itulah sebabnya contoh cerita bahasa Inggris kali ini cukup penting untuk dibaca.

Meski terkesan serius, cerita yang ada di bawah ini alur-nya juga cukup menarik kok, bisa untuk hiburan. Adik-adik pelajar atau masyarakat umum yang hobi membaca juga bisa menikmati cerita ini di waktu senggang. Seperti apa ceritanya, bisa dibaca langsung di bagian bawah.

A. Cerita Bahasa Inggris tentang Belajar

Di atas telah disebutkan bahwa kisah yang akan kita baca berikut ini ditulis menggunakan bahasa Inggris. Maka dari itu diharapkan rekan pembaca semua tidak kaget atau salah sangka. Khusus bagi anda yang mencari bahan bacaan dalam bahasa Inggris, bisa membaca teks berikut.

Cerita berjudul “The Villager And The Spectacles” ini cukup bagus untuk dinikmati. Ceritanya mengenai hal yang cukup penting yaitu tentang belajar. Kalau dilihat dari judulnya, kata “Villager” berarti orang desa atau masyarakat desa. Kata “Spectacles” sendiri berarti kaca mata.

Kalau diartikan judul di atas, maka judul cerita tersebut kurang lebih artinya yaitu “kaca mata orang desa”. Kira-kira seperti apa ya kisah yang ada dalam teks tersebut. Akan penasaran kalau kita tidak membacanya bukan? Ya sudah, yuk kita baca dulu cerita tersebut.

cerita bahasa inggris tentang belajar
Cerita Bahasa Inggris tentang Pelajar dan Terjemahan

Ya, meski inti ceritanya begitu penting dan cukup serius tetapi teks ceritanya ternyata pendek bukan? Tidak harus panjang, tidak pula harus yang rumit, untuk bahan belajar, cerita-cerita seperti di atas akan sangat bagus apalagi untuk pemula. Sudah paham semua dengan kisah di atas bukan?

Ada yang sudah paham dan mengerti keseluruhan teks di atas, tetapi ada juga yang mengalami sedikit kesulitan. Tidak apa-apa, namanya juga belajar. Kita kan bisa dapat banyak kosa kata baru, benar tidak? Sekarang kita lanjut ke bagian terjemahan.

B. Terjemahan Cerita Bahasa Inggris tentang Belajar

Ada apa sih sebenarnya dengan orang desa dan  kacamata-nya? Tanggung, kalau sudah baca teks di atas dan tidak bisa menangkap dengan jelas bagaimana ceritanya maka lebih baik kita baca juga terjemahan dari cerita tersebut. Dari pada menggantung, benar tidak?

Lagi pula, dengan membaca terjemahan atau arti ceritanya maka akan lebih menyenangkan. Selain itu pesan moral yang ada dalam kisah tersebut juga lebih mudah dicerna. Maka dari itu sekarang kita baca juga sedikit terjemahan yang sudah disiapkan di bawah ini.

Diceritakan dalam teks di atas, pada suatu hari, ditengah pemukiman desa yang dalam, hidup lah seorang warga desa. Dia adalah seorang warga desa yang buta aksara. Dia tidak tau bagaimana cara membaca dan menulis. Dia ingin sekali bisa membaca dan menulis seperti warga desa yang lainnya.

Dia pun berusaha keras untuk bisa membaca dan menulis. Sampai akhirnya dia melihat ada seorang warga yang membaca dengan menggunakan kacamta. Di lain waktu dia pun kembali melihat warga desa lain sedang membaca dengan menggunakan kacamata.

Dia berpikir, “Mungkin jika saya memiliki kacamata, saya juga bisa membaca seperti orang-orang ini. Saya harus pergi ke Kota dan membeli sepasang kaca mata agar saya bisa membaca.”

Jadi, pada suatu hari pun si warga desa pergi ke kota untuk membeli sepasang kaca mata. Sesampainya di kota ia langsung masuk kedalam toko kacamata. Ia meminta sepasang kacamata untuk membaca pada pemilik toko.

Si pemilik toko pun langsung menyuguhkan dia dengan berbagai macam pasang kaca mata dan satu buah buku. Si orang desa itu langsung mencoba semua kacamata yang diberikan oleh pemilik toko satu-persatu.

Dilihatnya satu buah buku yang diberikan oleh pemilik toko. Dia berusaha keras agar bisa membaca buku tersebut. Tapi semakin keras dia mencoba, tetap saja dia tidak bisa membacanya. Sampai akhirnya dia mengatakan pada pemilik toko bahwa kaca mata itu sama sekali tidak berguna bagi dirinya.

Si pemilik tok nampak ragu dengan ucapan si warga desa. Dia pun melihat buku yang di pegang oleh si warga desa. Betapa terkejutnya dia saat melihat buku yang dibaca warga desa itu ternyata terbalik! “Mungkin anda tidak tau baagaimana cara membaca tuan.” Ucap si pemilik toko.

“Ya, saya memang tidak bisa membaca tuan. Karena itu saya membeli sebuah kacamata  agar saya  bisa membaca seperti yang lainnya. Tapi ternyata saya tetap tidak bisa membaca walaupun saya sudah menggunakan kacamata“, ucap Si warga desa.

Si pemilik toko pun terkekeh geli, dan berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan tawanya. Baru kali ini si pemilik toko melayani pelanggan buta aksara di tokonya.

“Sahabatku yang baik, anda harus tau. Kacamata sama sekali tidak membantu untuk membaca dan menulis. Kaca mata hanya membantu kita untuk bisa melihat lebih baik. Sebaiknya anda belajar membaca dan menulis terlebih dahulu, baru anda akan bisa membaca, bahkan tanpa kacamata”, ujar si pemilik toko menjelaskan.

***

Geli sebenarnya kalau membaca cerita di atas, pasalnya orang yang mencari kaca mata tersebut benar-benar tidak tahu hal yang bisa dikatakan cukup umum. Ya bayangkan saja, ia pikir orang tidak bisa baca tulis kalau menggunakan kaca mata langsung bisa baca tulis, kan konyol bukan?

Tapi itulah, inti dari cerita di atas mengingatkan kepada kita tentang pentingnya belajar. Untuk tahu akan sesuatu orang harus belajar, untuk bisa orang harus belajar. Agar bisa membaca maka orang harus belajar membaca dan bukan membeli kaca mata baca, benar tidak?

Dapat ditarik kesimpulan dari cerita bahasa Inggris di atas bahwa ketidaktahuan atau kebodohan adalah sama saja dengan kebutaan. Bisa dikatakan bahwa ketidaktahuan adalah sebuah kebutaan dimana orang tidak akan dapat melihat. Maka dari itu, belajar menjadi hal penting untuk menghilangkan ketidaktahuan tersebut.