Saturday, January 7, 2017

Cerita Bahasa Inggris tentang Pemalas

Contoh cerita bahasa Inggris kali ini ceritanya bagus loh, ceritanya tentang seekor belalang yang malas dan hanya suka bersenang-senang saja. Iya, yang namanya pemalas pasti akan mendapatkan akibat yang buruk, seperti binatang tersebut. Beda dengan satu temannya yang lain yaitu semut.

Lain belalang lain juga semut. Semut kan memang terkenal rajin dan suka bekerja keras, mereka juga suka bergotong royong mengumpulkan makanan. Mereka bisa selalu mendapatkan manfaat dari kerja keras yang dilakukan sehingga ketika yang lain kelaparan dia bisa santai.

Bagus, ya jelas bagus. Makanya, untuk rekan-rekan, adik-adik dan pelajar semua yang mencari bacaan lebih baik membaca cerita tersebut. Apalagi cerita ini menggunakan bahasa Inggris, jadi bisa sekalian untuk latihan, benar tidak? Dari pada nongkrong enggak ada kerjaan.

Karena menggunakan bahasa asing maka kemungkinan akan ada bagian yang kurang bisa dipahami. Oleh karena itu, dalam membahas kisah ini sudah disiapkan juga sebuah daftar kosa kata bahasa Inggris yang dilengkapi langsung dengan terjemahan. Dengan begitu, ketika membaca kisah tersebut tidak perlu lagi bingung.

Summer = musim panas
Dancing =  berjoget, menari
Singing = bernyanyi
Playing = bermain
Violin = biola
Bearing = tegas
Toil = kerja keras
Store = menyimpan
Instead of  = melainkan
Fun = senang
Winter = musim dingin
Advise = nasehat
Laughing = tertawa
Starving = kelaparan
Supperless = tanpa makan malam

Ceritanya sendiri berjudul “The Ant And The Grasshopper”. Kata ant artinya adalah semut sedangkan kata grasshopper artinya belalang. Dari judulnya jelas sekali bahwa kita akan membaca cerita binatang. Dari pada terlalu lama karena sudah siap mari kita nikmati cerita menarik dan bagus berikut ini.

Cerita dalam Bahasa Inggris Pemalas
The Ant and the Grasshopper, Contoh Cerita Bahasa Inggris

The Ant And The Grasshopper bercerita tentang kehidupan si Semut dan si Belalang. Pada suatu hari di musim panas, si Belalang tampak begitu santai. Dia menari dan bernyanyi sembari terus memainkan biolanya sendiri. Saat dia sedang asyik memainkan biolanya itu, tiba-tiba saja dia melihat si Semut lewat di hadapannya.

Si Semut tampak letih karena dia membawa begitu banyak makanan untuk persiapan di musim dingin. Melihat si Semut yang letih, Si Belalang pun segera menghampirinya.

“Hay Semut, bergabunglah denganku sekarang. Mari kita bernyanyi dan menari bersama.” Ucap Si Belalang. “Kau akan merasa lebih baik jika kau mau menari dan bernyanyi bersama dengan ku.” Lanjutnya lagi.

“Maaf, aku harus mencari makanan untuk persiapan musim dingin.” Ucap Si Semut. “Sebaiknya kau juga melakukan hal yang sama denganku, agar saat musim dingin tiba kita bisa makan enak dan bersantai sepanjang hari.”Lanjut nya lagi.

“Ahahah jangan khawatir soal musim dingin. Musim dingin masih sangat jauh jadi bersantai lah dulu.” Ucap Belalang sambil menertawa kan si Semut. Tapi kali ini si Semut sama sekali tidak mau mendengarkannya. Dia malah terus berjalan dan melanjutkan kerja kerasnya sendiri.

Setelah beberapa waktu setelah kejadian itu, akhirnya musim dingin pun tiba. Si Belalang tampak begitu kelaparan karena dia tidak menyiapkan makanan saat musim panas.

Dia pun ingat dengan si Semut. Dia tahu kalau si Semut menyiapkan banyak makanan saat musim panas. Akhirnya dia pun pergi menuju rumah si Semut. Dengan rendah hati dia mengetuk pintu rumah si Semut.

Saat melihat si Semut membukakan pintu, dia langsung meminta sesuatu yang bisa dia makan. “Hay semut, aku merasa sangat kelaparan dan aku sema sekali tidak punya sesuatu untuk di makan.” Ucap si Belalang.  “Bisa kah kau membagikan beberapa makananmu agar aku tidak kelaparan?” Lanjutnya lagi.

“Jika kau mendengarkan saran ku saat musim panas itu, pasti kau tidak akan seperti sekarang. Lihatlah dirimu sekarang, kau begitu menyedihkan.” Ucap si Semut.

“Jika aku memberimu makan sekarang, aku takut kau akan melakukan kesalahan yang sama lagi dan kau akan terus bersantai di dalam kehidupanmu.” Lanjutnya lagi dan langsung menutup pintu.

***

Cerita ini telah memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Si Semut telah memberikan sebuah contoh pada kita semua betapa beruntungnya orang yang mau bekerja keras dan  mau memanfaatkan waktunya dengan baik.

Sedangkan si Belalang telah memberikan kita sebuah contoh betapa meruginya kita jika kita tidak mau bekerja keras dan sama sekali tidak mau memanfatkan waktu yang kita miliki dengan baik.

Saat si Belalang sedang bersantai dan asik dengan kesenangannya, si Semut malah sibuk bekerja keras demi musim dinginnya. Dan pada akhirnya dialah yang memiliki banyak makanan. Sedangkan si Belalang harus rela merasa kelaparan karena dia terlalu  santai dan terlena dengan keasikannya sendiri.

Setelah membaca cerita ini, sekarang kita harus benar-benar pandai memanfaatkan waktu kita. Kita juga harus jeli memilah-milah waktu yang tepat untuk bersantai dan waktu yang tepat untuk bekerja keras.

Si Semut dan si Belalang telah membuktikan dan memberikan sebuah pelajaran pada kita semua bahwa siapa yang mau bekerja lebih keras, maka dia lah yang akan tertawa di akhir cerita.