Thursday, January 5, 2017

Cerita Katak Bahasa Inggris dan Terjemahan

Mumpung masih hangat, kita lanjutkan kumpulan cerita bahasa Inggris dan terjemahan yang sudah ada. Kali ini kita tambah dengan sebuah cerita binatang tentang katak. Lucu kalau dengar kata “kodok”, melompat-lompat, menggelikan. Tapi yang dalam cerita ini beda kok.

Yang jelas ceritanya menarik. Selain itu sudah disiapkan juga kosa kata sulit dan juga terjemahan. Jadi selain untuk hiburan bisa juga untuk bahan belajar pelajaran bahas Inggris. Bisa juga untuk bahan storytelling kok, karena ceritanya pendek dan mudah dihafalkan.

Judul ceritanya adalah “Two Frogs”. Two artinya dua dan frogs artinya katak. Jadi ada dua katak yang menjadi peran utama dalam kisah berikut. Kira-kira seperti apa ya yang terjadi pada kedua hewan tersebut? Bisa saja mereka saling bermusuhan, bisa juga sebaliknya.

Ah, kalau menebak mengenai isi cerita tentu tidak akan selesai sebelum kita membaca langsung cerita yang dimaksud. Makanya, dari pada lama-lama menebak dan menimbulkan rasa ingin tahu dan penasaran maka lebih baik kita baca kosa kata di bawah ini dan lanjut ke ceritanya.

Traveling = bepergian
Woods = hutan
Fell into = jatuh kedalam
Pit = lubang
Dead = mati
Comments = komentar
Telling = mengatakan, menceritakan
Heed = memperhatikan
Saying = berkata
Fell down = jatuh kebawah
Yelled = bersorak, berteriak
Got out = keluar
Explained = menjelaskan
Deaf = tuli, pekak
Encouraging = memberikan harapan, menyemangati

Bagus kalau kata-kata di atas sudah paham semua. Itu berarti tidak akan ada kesulitan ketika nanti kita membaca kisah tersebut. Karena kata – kata atau vocabularies di atas memang diambil dari teks cerita yang akan kita baca. Sekarang lebih baik kita baca langsung kisahnya di bawah ini.

cerita binatang dalam bahasa Inggris
Two Frogs: Cerita Bahasa Inggris dan Terjemahan
Two Frogs adalah sebuah kisah inspiratif yang berkisah tentang kehidupan dua ekor katak dalam koloninya. Pada suatu hari, ada sekelompok katak yang sedang berjalan bersama-sama melewati hutan. Saat mereka sedang berjalan, tiba-tiba saja dua diantara mereka ada yang jatuh ke dalam sebuah lubang yang dalam.

Katak-katak yang lain pun segera pergi melihat seberapa dalam lubang itu. Saat mereka melihatnya, ternyata lubang itu memang sangatlah dalam. Mereka pun memberi tahu ke dua katak itu agar menyerah saja.

Mereka berdua sudah tidak memiliki harapan untuk hidup. Lubang itu sangatlah dalam dan mereka tidak mungkin bisa keluar dari lubang itu. Mereka berdua sama saja sudah mati saat mereka masuk ke dalam lubang tersebut.

Tapi, kedua katak itu mengabaikan ucapan teman-temannya. Mereka berdua terus melompat dan berusaha keras agar bisa segera keluar dari lubang tersebut. Katak-katak yang berada di atas pun terus mengingatkan mereka berdua agar menyerah saja.

Mereka berdua hanya menyakiti diri sendiri dan tidak akan bisa keluar dari lubang itu. Mereka berdua sebenarnya sama saja sudah mati saat masuk ke dalam lubang tersebut.

Akhirnya, salah satu dari kedua katak itu pun menerima nasihat teman-temannya dari atas. Dia melompat tinggi dan kemudian jatuh. Katak itu pun mati seketika dalam lubang yang sangat dalam.

Sementara itu, satu Katak yang lain terus melompat dan masih belum menyerah. Meski teman-temannya terus berteriak dari atas, dia tetap saja mengabaikannya. Dia hanya melompat dan terus melompat sembari berharap akan segera bisa keluar dari lubang itu.

Katak-katak yang lain terus berteriak padanya agar menyerah saja. Semakin tinggi dia melompat maka dia hanya akan merasakan rasa sakit saja. Dia sama sekali tidak akan bisa selamat sekeras apa pun dia mencoba.

“Sebaiknya kau menyerah. Kau hanya akan merasakan rasa sakit. Sebaiknya kau mati saja.” Itulah yang di ucapkan katak-katak lain dari atas sana. Tapi katak itu melompat dan terus saja melompat. Tanpa kenal lelah dia melompat setinggi-tingginya sampai akhirnya dia pun berhasil keluar dari lubang itu.

Saat dia sudah sampai di atas, katak-katak lain bertanya padanya “Apa kau tidak mendengarkan ucapan kami?” Katak itu pun segera menjelaskan pada teman-temannya bahwa dia sebenarnya tuli. Dia pikir sedari tadi teman-temannya berteriak menyemangatinya agar dia bisa segera keluar dari lubang itu.

***

Ada banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini. kisah ini memberikan kita motivasi untuk tetap berjuang dalam kesusahan dan betapa hebatnya kekuatan kata-kata.

Ada dua pelajaran yang sangat penting yang bisa kita ambil dari kisah ini. Yang pertama, ada sebuah kekuatan tentang kehidupan dan kematian di dalam mulut kita.

Kata-kata dari mulut kita bisa membantu seseorang yang sedang terpuruk untuk segera bangkit dan membantu mereka keluar dari lubang yang dalam. Kata-kata semangat dari mulut kita bisa membuat seseorang merasa lebih ringan melalui hari-hari mereka dan melewati segala masalah dengan mudah.

Yang kedua, apa yang kita ucapkan melalui mulut kita bisa membuat orang yang sedang terpuruk merasa lebih buruk lalu kemudian menyerah dan mati dalam keterpurukan.

Kisah ini menyarankan kepada kita semua agar kita lebih berhati-hati dengan mulut kita. Jika ada sesuatu yang paling tajam di dunia ini, maka itu adalah lidah. Karena luka yang di torehkan oleh lidah bisa jauh lebih sakit dari luka yang di torehkan oleh pedang. Dan sejak zaman dahulu, lidah adalah senjata pemusnah paling mutakhir yang pernah ada.

Kekuatan kata-kata…. Terkadang ini memang sulit di mengerti. Tapi memang begini lah adanya. Kata-kata yang keluar dari mulut kita bisa membuat orang terbang tinggi dan bangkit dari keterpurukannya dengan mudah.

Tapi, kata-kata yang keluar dari mulut kita juga bisa membuat seseorang jatuh semakin dalam ke dalam lubang yang begitu menyedihkan. Mari bersama-sama kita menjaga lidah kita agar tidak ada orang yang mati karena lidah kita ini.