Thursday, January 19, 2017

Cerita Pendek Bahasa Inggris Clever Boy

Masih dengan kumpulan cerita moral menarik, kali ini kita akan membahas salah satu cerita pendek bahasa Inggris yaitu tentang seorang anak kecil yang pandai. Cerita ini juga berhubungan dengan binatang atau hewan yaitu keledai. Bagi yang membutuhkan bisa langsung mengikuti pembahasan ini sampai selesai.

Ini adalah cerita tentang pentingnya menjaga sikap emosi yang kadang sulit dikontrol ketika menghadapi suatu masalah. Banyak yang akan timbul dari emosi yang tidak bisa dikendalikan. Salah satunya adalah meyalahkan orang lain yang belum tentu orang tersebut melakukan apa yang kita tuduhkan.

Untuk menghadapinya maka biarkan kepala anda tenang terlebih dahulu sembari mencari titik permasalahan. Jangan gegabah menuduh orang bila belum memiliki bukti yang kuat. Di cerita yang berjudul”The Clever Boy”.

Kalau diartikan kata perkata maka kata “clever” artinya pandai sedangkan “boy” artinya anak laki-laki. Dengan begitu maka judul tersebut berarti ”Anak Ptintar”. Dalam kisah ini nanti anda akan diperlihatkan tentang pentingnya untuk tidak menuduh orang lain sebelum ada bukti.

Bahan bacaan ini juga bisa digunakan untuk belajar mulai dari belajar vocabulary, speaking, grammer, storytelling dan lain sebagainya. Sebagai contoh, dari cerita ini anda akan diajari banyak kosa kata dalam bahasa Inggris yang bisa menjadi pembelajaran untuk anda.

Kosa kata ini di susun dengan rapi dan bila dibaca dengan berurutan akan sedikit terlihat tentang isi dari cerita ini. Selain itu daftar kata tersebut juga sudah dilengkapi dengan terjemahan. Hal ini sengaja dilakukan untuk memudahkan para pembaca sekalian memahaminya. Sebelum ke cerita, yuk kita baca sekilas.

Carrying = membawa
Sacks = karung
Wheat = gandum
After a little while = setelah beberapa lama
Tired = letih
Rested = istirahat
Under a tree = dibawah sebuah pohon
Woke up = bangun
Started searching = mulai mencari
Everywhere = kemana-mana
Met = bertemu
Seen = melihat
Left eye = mata kiri
Blind = buta
Right foot = kaki kanan
Lame = pincang
A load = muatan
Exactly = benar sekali, tepat
Angry = marah
Took = membawa
Village = desa
Punishment = hukuman
Describe = menggambarkan
The tracks = jejak
Different = berbeda
The grass = rumput
Eaten = dimakan
Scattered = berceceran
Understood = memahami, mengerti
Cleverness = kepandaian
Disediakan ceritanya, disiapkan daftar kata sulit-nya, sudah begitu diberi penjelasan arti dan terjemahan sekaligus lagi, lengkap bukan? Makanya, kalau di situs ini tidak perlu sungkan, ada bisa mendapatkan bahan bahan bacaan menarik yang bermanfaat. Sekarang mari kita nikmati kisah menarik-nya di bawah ini.

cerita pendek bahasa inggris anak pintar
Cerita pendek cerpen bahasa Inggris

Cerita ini adalah cerita yang menceritakan tentang seorang laki-laki yang sedang melakukan suatu perjalanan. Hingga di tengah perjalanan dia kemudian tidur dan membiarkan keledainya berada di sampingnya. Setelah dia bangun dia panik karena keledainya tidak ada, keledainya telah hilang.

Orang tersebut lantas pergi untuk mencari keledai miliknya. Dimulai dengan cara bertanya kepada setiap orang yang ada di sampingnya. Namun usahanya tidak membuahkan hasil karena tidak satupun orang yang ditanyai orang tersebut mengetahui keberadaan keledainya.

Namun dia tidak menyerah hingga dia bertemu dengan anak laki-laki, pemilik keledai lalu bertanya,”Apakah kau melihat lewat sini”. “Dia membawa gandum, kakinya pincang, dan mata kirinya buta”, ungkap sang anak laki-laki.

“Apakah kau melihatnya”, ungkap pemilik keledai. Anak laki-laki kemudian menjawab,”Tidak”. Pemilik keledai lantas menanggapinya,”Bagaimana kau bisa mengetahui kalau kau tidak melihatnya”, ungkap pemilik keledai.

Hingga hal ini menimbulkan sikap emosional sang pemilik keledai. Pemilik keledai menuduh bahwa dia ada dibalik kehilangan dari keledainya. Sang pemilik keledai selanjutnya membawa anak laki-laki ke pengadilan.

Hakim bertanya kepada sang anak,”Bagaimana kau bisa mengetahui ciri-ciri keledai yang hilang bila memang kau belum pernah melihatnya”. Anak kecil menjawab,”aku melihat jejak kaki yang ditinggalkan oleh keledai di situ terlihat jejak kiri dan kanan nampak berbeda dari situ aku menyimpulkan keledai itu pincang”.

“Aku juga melihat rumput yang ada di sekitar jejak tersebut pada bagian kanan nampak dimakan oleh keledai, sedangkan pada rumput dibagian kiri tidak dimakan. Dari sini aku menyimpulkan bahwa keledai itu buta”.

“Aku juga melihat banyak sekali biji gandunm yang berjatuhan, hingga hal ini membuatku mempunyai kesimpulan bahwa keledai itu membawa biji gandum”, ungkap anak kecil laki-laki menjelaskan kepada hakim.

Dari sini pak hakim bisa mengetahui bahwa anak laki-laki itu mengetahui ciri-ciri dari keledai bukan karena melihatnya, tetapi karena kepintarannya. Dia melihat jejak-jejak telapak, rumput yang termakan, dan biji gandum yang jatuh, hingga akhirnya dia memberikan kesimpulan.

***

Pesan moral yang ada dalam cerita ini adalah sudah selayaknya kita sebagai manusia jangan sekali-kali menuduh orang bila belum ada bukti secara nyata karena akan menimbulkan fitnah yang merugikan bagi orang lain. Untuk itu cari kebenarannya dahulu sebelum menuduh orang lain. (Arif PW)