Wednesday, January 4, 2017

Contoh Cerita Dongeng Bahasa Inggris Day With Pigs

Tambah lagi satu judul untuk contoh cerita dongeng bahasa Inggris ya? Kali ini masih berkaitan dengan cerita binatang. Tapi tenang, meski terlihat sedikit berbeda tapi ceritanya sama, tidak sulit dimengerti karena sederhana. teks ceritanya pun pendek dengan bahasa yang tidak terlalu tinggi.

Cerita A Day With Pigs ini adalah dongeng yang tidak hanya sedikit konyol tetapi juga sebuah cerita yang menjadikan kita lebih terhidur. Selain itu ada sebuah makna atau pesan moral yang begitu dalam dari sebuah cerita yang terkandung di dalam sebuah cerita yang ada di cerita dongeng ini.

Judul A Day With Pigs, mempunyai sebuah arti bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yaitu sehari dengan babi. Sebuah cerita yang tentunya akan membuat kita sedikit-sedikit bisa mamahami bahasa Inggris, dan mamahami tentang hakekat sebuah hidup dari kehidupan yang sebenarnnya.

Karena di dalam cerita dari dongeng ini akan begitu jelas dipaparkan tentang sebuah pembelajaran dari pada sosok bocah kecil dari cerita ini. Yang akan membuka mata dan hati kita sehingga kita semua sadar tentang yang pernah kita lakukan dan yang pernah kia perbuat disengaja ataupun tidak disengaja.

Sehingga menjadi sebuah bacaan yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan didikan yang positif guna menjalani kehidupan dengan baik. Kita tentu paham bahwa manusia tidaklah bisa hidup dengan nyaman di dunia ini bila memang kehidupan yang dijalaninnya kurang baik. Ah, kita baca ceritanya dulu saja ya.

contoh cerita bahasa inggris
Cerita Bahasa Inggris Day with Pigs dan Arti

Bisa kita lihat dari teks di atas, dongeng ini menceritakan tentang seorang anak kecil yang pada pendiriannya ingin bergaya layaknya orang asing. Padahal orang tuanya tidaklah setuju dengan apa yang dilakukan oleh anak kecil tersebut, dan selalu mengingatkan dan menegurnya bila memang dia bergaya layaknya orang asing tersebut.

Namun apa daya dia selalu marah setiap orang tuanya menyuruh untuk menggunakan pakaian. Dia justru ingin terus memperhatankan gayannya tersebut yang jelas-jelas menimbulkan sebuah persoalan dan cek-cok diantara anak dan orang tua tersebut.

Hingga pada suatu ketika dia bergaya layaknya orang asing dengan telanjang serta sedang menuggu kedatangan dari sang ayah. Anak kecil tersebut begitu berharap ayahnya bisa benar-benar datang menemuinya mebawa mobil mewah. Sementara itu ada seorang petani yang datang mendekat. Dia adalah petani babi yang ada di wilayah atau daerah tersebut.  

Ciri fisik yang begitu benar-benar mirip dengan babi, karena kulit yang berwarna merah dari sang anak kecil dan tanpa busana, membuat petani babi tersebut mengira anak kecil tersebut adalah anakan babi yang bandel dan sulit untuk dikendalikan. Akhirnya sang petani babi tersebut menangkap anak tersebut dan hendak mengembalikannya ke Pigsty, yaitu sebuah tempat dimana para babi dipelihara.

Di sisi lain sang anak terus berteriak dan mengatakan bahwa dia bukanlah babi seperti apa yang ada di pemikiran sang petani. Namun nampaknya sang petani menuli dan tidak mendengarkan apa kata anak kecil tersebut. Sang petani tersebut membawa anak tersebut ke sebuah tempat pemeliharaan babi tersebut.

Hingga akhirnya dia menjalani hidupnya dengan para babi-babi, tidur dan berbagi makan dengannnya. Hal tersebut membuat sang anak tentulah merasa kapok dengan gaya yang dipakainya.

Sesampainya dia keluar dan bebas dari tempat peternakan tersebut dia merubah gayanya lebih modis. Dia memakai jas, dan dengan sebuah kasesoris yang begitu gemerlap, dan ini tentu belum pernah dia lakukan sebelumnya. Dan bahkan dia orang pertama yang menggunakan jas diantara orang-orang lain.  

***

Ada sebuah pesan moral yang tentunya begitu bermanfaat untuk kita renungkan dan kita terapkan. Bahwa sudah seharusnya kita sebagai manusia dan sebagai anak tidaklah mengabaikan apa yang diucapkan orang tua kepada kita.

Biar bagaimanapun orang tua memberikan arahan, nasehat, itu semata-mata karena orang sayang kepada kita, bukan toh orang tua ingin merenggut kebebasan berekspresi dari anaknya.

Apabila nasehat dan arahan dari orang tua tidak dipedulikan dan tidak diindahkan maka tentulah kerugian akan menimpa sang anak itu sendiri. Sudah pasti itu, penyelasan akan datang menghantui.

Untuk itulah sudah selayaknya kita mengikuti apa kata orang tua kita yang memang itu baik, karena bila memang kita tidak mengikuti apa kata orang tua kita maka kerugian ada pada diri kita sendiri.