Thursday, February 23, 2017

Cerita Bahasa Inggris Pendek Sekali dan Arti

Mau cerita bahasa inggris dan artinya yang sangat pendek atau sangat singkat? Ada satu nih yang akan segera kita bahas. Kali ini cerita tersebut adalah tentang seekor burung hantu. Kok burung lagi sih? Tenang, ini kan sangat sedikit teks-nya jadi tidak akan membosankan kok. Yang jelas yang satu ini bisa untuk menambah koleksi yang ada.

Sudah ada banyak cerita memang, tapi karena tujuan kita adalah belajar maka tidak akan jadi masalah. Dengan semakin banyak bahan bacaan maka akan semakin mudah pula anda dalam belajar. Untuk belajar bahasa inggris, tentu saja semakin banyak teks yang dibaca maka akan semakin banyak pula kosa kata baru yang bisa dikuasai.

Itulah salah satu titik fokus belajar melalui cerita. Selain akan membiasakan diri dengan teks bhs inggris juga dapat menambah perbendaharaan kata yang nantinya berpengaruh pada kecapakan anda dalam berbicara. Jadi tidak perlu ragu dan malas-malas ya.

Kembali ke topik pembahasan, kali ini kita akan berbicara mengenai sebuah nilai moral yang cukup baik. Nilai moral yang dimaksud adalah pentingnya melakukan pencegahan terhadap hal buruk yang bisa menimpa diri anda.

Di dunia kesehatan kita sering mendengar slogan “lebih baik mencegah dari pada mengobati”, kurang lebih hampir sama dengan tema ini. Dalam tema ini seolah pembaca diingatkan untuk selalu mawas diri dan berhati-hati agar dapat mencegah kejadian buruk yang akan menimpa. Itu tadi sekilas, sebelum lebih jauh membahas hal itu kita mulai dengan daftar kosa kata dulu ya, berikut silahkan dipelajari.

Cage = sangkar
Window = jendela
Habit = kebiasaan
Singing = bernyanyi
Night = malam
Owl = burung hantu
Reason = alasan
Was captured = ditangkap
Explained = menjelaskan
Learnt = belajar
More prudent = lebih hati-hati
Afraid = takut
Better = lebih baik
If = jika
First time = pertama kali
Anymore = lagi

Dari 16 kata di atas sebenarnya banyak yang sudah umum dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, jadi mungkin sudah anda kuasai. Namun begitu mungkin masih ada kata yang cukup asing dan perlu dipahami lebih jauh. Ya setidaknya kosa kata tersebut berguna untuk memahami cerita binatang yang akan kita baca ini.

“Telat”, satu kata tersebut bisa mewakili seluruh isi cerita berikut. Dalam dongeng ini, diceritakan ada seekor burung yang sudah terkurung dalam sangkar. Ceritanya nih ya, sang burung tersebut kebiasaannya berubah.

Waktu sebelum ditangkap dan dimasukkan sangkar, burung tersebut biasa berceloteh pada siang hari. Saat sedang bernyanyi dan berceloteh tersebut ia kemudian ditangkap dan dimasukkan ke dalam sangkar.

Rupa-rupanya hal itu membuatnya berpikir bahwa ia harus merubah kebiasaannya bernyanyi. Ia pun akhirnya bernyanyi di malam hari. Mendapati hal itu, seekor burung hantu pun bingung dan penasaran dengan burung tersebut.

Burung hantu pun akhirnya mendatangi sang burung tadi. Ia kemudian bertanya, “hei kamu, setahu saja biasanya kan kamu bernyanyi di siang hari tapi kenapa sekarang kamu bernyanyi saat malam, aneh?”, tanya sang burung hantu.

“Iya benar…”, jawabnya singkat. “Lalu kenapa, apa alasannya…?”, tanya sang burung hantu lagi. Sang burung tapi akhirnya menceritakan kenapa ia merubah kebiasaannya itu. Ia mengatakan pada burung hantu bahwa ia belajar dari pengalaman akan apa yang sudah terjadi ketika ia ditangkap.

Sang burung hantu pun akhirnya berkata bahwa hal yang dilakukan burung tersebut memang baik tetapi itu semua sudah terlambat karena ia sekarang sudah berada di sangkar dan terkurung, “sekarang semua itu tidak ada artinya lagi!”, ucap sang burung hantu. Bagus kan, sekarang silahkan dibaca cerita selengkapnya ya!

Cerita Bahasa Inggris Pendek Sekali dan Arti
Memang benar kalau dikatakan sebagai cerita b. inggris yang pendek sekali karena dengan terjemahannya saja hanya satu lembar. Tapi kan pesan dan hikmah yang bisa diambil dari cerita tersebut sangat bagus. Dari pesan moralnya, kita bisa tahu bahwa sangat penting untuk mempersiapkan diri dan mencegah hal buruk yang bisa terjadi.

Kalau bahasa keren-nya hampir sama dengan sebutan “manajemen resiko” dimana kita bisa memperhitungkan setiap kemungkinan buruk yang bisa menghadang. Itulah tadi sedikit gambaran mengenai kisah kali ini. Yang mau membaca kisah lainnya bisa mencarinya dari kotak penelusuran situs.