Friday, February 3, 2017

Cerita Fabel Singkat Bahasa Inggris Indonesia

Kalau bicara mengenai fabel atau dongeng binatang, di situs ini sudah banyak kumpulan cerita fabel bahasa Inggris dan terjemahannya, bukan hanya satu dua. Berbagai jenis hewan sepertinya sudah ada. Ada yang hanya terdiri dari 200 kata dan ada juga yang sampai 300 kata. Anda yang mencari cerita seperti itu bisa puas memilih cerita yang diinginkan.

Ada tentang kelinci, kelelawar, rubah dan lain sebagainya. Kalau yang akan kita baca kali ini adalah tentang binatang anjing. Eits, jangan kecewa dulu,yang ini ceritanya sedikit berbeda dengan cerita-cerita lain kok. Lagi pula, cerita ini sangat cocok untuk belajar bahasa Inggris. 

Kisah yang akan kita baca kali ini judulnya “A Faithful Dog and Its Master”. Apa coba arti judul tersebut? Ya, tenang, kita jelaskan kok. Faithful artinya setia, kata tersebut merupakan kata sifat yang menerangkan kata selanjutnya. 

Kata Dog artinya anjing, kata tersebut merupakan kata benda. And artinya “dan”, kata Its artinya “miliknya”, kalau di bahasa kita bisa diartikan juga menjadi “–nya”. Yang terakhir, kata master artinya tuan atau majikan. Secara keseluruhan, arti judul tersebut adalah “anjing setia dan tuannya”.

Kalau dilihat dari judul tadi maka sudah jelas sekali bahwa cerita tersebut akan berisi tentang seekor anjing dengan pemiliknya. Anjing yang dimaksud adalah anjing yang setia, bisa saja anjing penjaga rumah, penjaga kebun atau lainnya. Agar lebih jelas nanti bisa dibaca sendiri tapi sebelum itu ada kosa kata yang perlu dilihat dulu sebagai berikut.

Hunter = pemburu
Lived = hidup
Dog = anjing
Faithful = setia
Went to = pergi
Wife = istri
Son = anak
Wolf = serigala
Attacked = menyerang
Baby = bayi
Fought = bertarung
Evening = malam
Returned = kembali
Waiting = menunggu
Its master = tuannya
Blood = darah
Angry = marah
Gun = senapan
Safe = aman, selamat
Inside = didalam

Daftar kosa kata bahasa Inggris di atas diambil dari teks cerita fabel dan terjemahan yang akan kita baca. Ada beberapa yang mungkin belum anda tahu, jadi bisa dipelajari lebih dulu agar nanti ketika membaca ceritanya tidak bingung. Kalau sudah, anda bisa langsung menikmati kisah tersebut selengkapnya.


Memiliki binatang peliharaan yang setia tentu sangat menyenangkan, apalagi kita bisa mempercayakan sebuah tanggung jawab pada binatang tersebut. Anjing biasanya memiliki tugas sebagai penjaga untuk keamanan. Tapi dalam cerita di atas anjing ini bukan secara khusus untuk keamanan tetapi untuk berburu. 

Pada cerita fabel singkat tersebut diceritakan dahulu ada seorang pemburu yang memiliki anjing yang sangat setia. Sang manikan memiliki anak yang masih kecil, masih bayi dan istri yang cantik. Anjing milik pemburu tersebut biasa diajak untuk berburu di hutan dan sangat membantu. 

Di ceritanya, suatu hari sang pemburu tadi akan melakukan perjalanan atau pergi ke kota bersama sang istri. Karena mereka tidak mungkin membawa serta anak-nya yang masih sangat kecil maka ia meninggalkannya di rumah penitipan bersama sang anjing yang ditugaskan untuk menjaga bayi tersebut.

Pagi hari sang pemburu berangkat, sang anak di tinggal dipenginapan bersama sang anjing. Ketika sang pemburu pergi, ada seekor serigala yang datang ke rumah penitipan tersebut. Sang serigala masuk dan yang ia temukan hanya bayi. 

Serigala yang menerobos masuk pun akan memangsa bayi tersebut. Mendapati ada penyusup, sang anjing yang setia pun tidak tinggal diam. Ia segera mencegat dan berkelahi dengan sang serigala tersebut. 

Pertarungan sengit terjadi, sampai akhirnya serigala kalah dan mati dengan berbagai luka gigitan. Setelah mengalahkan penyusup tadi, anjing setia itu pun menunggu sang majikan di depan rumah. 

Sore harinya, sang pemburu pulang ke rumah. Ia sampai di rumah ketika hari sudah mulai gelap. Sang anjing setia tadi pun langsung berhambur ke kaki majikan-nya. Ia pun dengan manja menjilat-jilat kaki sang pemburu. 

Di saat bersamaan, ketika sang anjing menjilat kaki sang pemburu, sang pemburu itu pun melihat bercak darah yang ada di mulut anjing miliknya. Ia terkejut, ia pun berpikir bahwa anjing miliknya tadi telah memakan anak-nya sendiri. 

Dengan begitu marah ia pun mengambil senapan miliknya dan menembak mati anjing setia tersebut. Setelah itu ia berlari ke dalam rumah. Terkejut, anak-nya yang masih kecil utuh, sehat tak kurang suatu apapun. 

Di samping bayi-nya ia melihat seekor serigala yang tergeletak tak bernyawa. Kini ia tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ia pun berlari ke luar dan hanya bisa meratapi anjingnya yang sudah meregang nyawa dari tadi. 

Ada pelajaran yang berharga dari kisah dongeng fabel tersebut. Dari kisah di atas kita bisa menarik satu pesan sederhana yang sangat penting. Pesan moral tersebut yaitu tentang sesuatu yang dikerjakan dengan tergesa-gesa tanpa berpikir panjang akan sia-sia dan hanya merugikan.

Seandainya saja sang pemburu tadi lebih dulu memastikan keadaan bayinya, maka kejadian malang tidak perlu menimpa anjing peliharaannya tersebut. Tentu saja hal yang bisa dilakukan adalah meratapi kesalahan sendiri, kehilangan hewan peliharaan yang sangat setia yang bisa memikul tanggung jawab besar seperti itu.