Sunday, March 5, 2017

Cerita Pengalaman Singkat Bahasa Inggris tentang Kerja di Luar Negeri

Cerita pengalaman dalam bahasa Inggris singkat kali ini adalah tentang kehidupan seseorang yang bekerja di luar negeri. Ceritanya pendek, menarik dan menggunakan bahasa yang sederhana. Yang terpenting, nilai moral yang disampaikan dalam kisahnya penuh renungan.

Ini adalah cerita tentang riwayat seorang yang tidak melihat kematian dari orang tuanya. Dia berada jauh ketika orangtuanya sedang dalam keadaan sekarat dan akhirnya meninggal. Padahal di kala orang tuanya sedang sekarat dia sudah punya niatan untuk pergi ke India untuk menemui ayahnya segera, tetapi gagal karena waktu.

Cerita ini berjudul ”One Bedroom Flat”. One artinya satu, bedroom artinya tempat tidur dan flat artinya datar. Cerita berbahasa Inggris ini menggambarkan kisah seseorang yang mencari jawaban atas pertannyaannya.

Dia selalu gelisah ketika datang waktu tuannya, karena tetangga yang seumuran dengannya sudah meninggal. Sementara kini hidupnya terasa belum sempurna seolah ada yang kurang yang belum dilakukannya di usia yang sudah tua ini.

Di bawah ini sudah ada daftar tentang kosa kata yang akan memberikan pembelajaran bahasa Inggris kepada anda. Pemebelajaran bahasa Inggris kepada anda dimaksudkan agar anda bisa mengetahui arti kata kalimat melalu masing-masing kosa kata yang ada pada kalimat tersebut.

Most parents = kebanyakan orang tua
Acquired = memperoleh
Passed = lulus
Braves = pemberani
Opportunity = kesempatan
Dream = mimpi
Staying = tinggal
Five years = lima tahun
Earned = mendapatkan
Settle down = tinggal, menempati
Government employee = pegawai pemerintah
Retirement = pengunduran diri, pensiun
Decent = layak, lumayan
Homesick = kangen rumah, rindu
Lonely = kesepian
Every week = setiap minggu
Cheap = murah
Passed = berlalu
Get married = menikah
Holidays = libur
Cheapest = termurah, paling murah
Relatives = sanak saudara, kerabat
Forced = terpaksa
After the marriage = setelah pernikahan
Neighbors = para tetangga
Look after = menjaga
Returned = kembali
Savings = tabungan
Diminishing = habis, hilang
Part work = sebagian urusan pekerjaan
Monetary conditions = kondisi keuangan
Prevented = mencegah
Message = pesan
Seriously sick = sakit keras
Procedures = prosedur, aturan
Next = berikutnya
Passed away = meninggal
Rites = upacara
Depressed = tertekan
Suitable = cocok
Property prices = harga properti
Return to =kembali ke
Refused = menolak
Daughter = anak perempuan
Get married = menikah
Living in ireland = tinggal di irlandia
Bed room = kamar tidur
Left me = meninggalkanku
Worth = berharga, seimbang, sebanding
Lost = kehilangan
For just = hanya untuk
One extra bedroom = satu tambahan kamar tidur
Spoiled = memanjakan
Generation = generasi
Losing = kehilangan
Values and culture = nilai dan budaya
Remains = tersisa
At times = pada saatnya

Sudah, tidak usah malas untuk membaca cerita ini, kan sudah dibantu dengan kosa kata di atas. Daftar kata bahasa Inggris dan artinya bisa digunakan untuk mempelajari alur ceritanya dengan mudah. Selain itu bisa digunakan untuk menambah vocabularies juga kok. Sekarang kita baca saja kisah selengkapnya.

Cerita Pengalaman tentang Kerja di Luar Negeri

Pada cerita pengalaman ini, diceritakan, ada anak muda yang pada saat itu baru saja lulus sekolah. Dari kelulusannya itu dia lantas pergi ke Inggris. Ia bisa pergi ke sana setelah sebelumnya menabung untuk waktu yang lama guna kepergiannya ke Inggris. Dari hasil menabungnya itu dia bisa sampai di Inggris.

Ketika dia di Inggris dia banyak melakukan aktivitas-aktivitas menyenangkan yang menghibur diri. Diantara kegiatan menenyanangkan itu adalah pergi ke disco, makan paha di KFC, dan banyak lagi. Aktivitas-aktivitas itu begitu berkesan baginya, dan menjadi pengalaman yang sungguh menyenangkan.

Hingga berjalannya waktu dia menikah dengan seorang gadis dan membina rumah tangga. Di sisi lain setelah terjadi pernikahan dengan gadis yang dicintainya dia tetap menjalankan aktivitasnya sepeti biasa.

Pada suatu ketika dia mendapat berita dari ponselnya bahwa orang tuanya sedang sakit. Berita itu mendorongnya untuk meminta izin dengan atasan tempanya bekerja. Tetapi izin yang diajukan olehnya kepada atasannya ditolak, dia dilarang oleh atasannya untuk pergi ke India. Kini pupus harapan karena izin telah ditolak.

Hingga datang kabar yang kedua dari ponselnya yang menyatakan bahwa orang tuannya telah meninggal. Kabar yang kedua ini sungguh membuat hancur pemuda itu karena dia tidak bisa menyaksikan orang tuanya meninggal. Dia juga tidak bisa melihat acara pemakaman dari pada orang tuannya itu.

Seiring berjalannnya waktu dia memiliki anak yang begitu lucu. Waktu begitu cepat terasa karena dia sendiri tidak sadar sudah menjadi seorang ayah dan memiliki anak. Kini kehidupannya sudah jauh lebih sempurna karena dianugrahi seorang anak dari buah cintanya dengan istrinya.

Setelah anknya dewasa anaknya menemukan pria pilihan yang merupakan warga negara Irlandia. Anaknya akhirnya menikah dengan pria pilihannya tersebut dan kemudian pindah ke negara Irlandia. Di Irlandia-lah anaknya memulai hidupnya dengan pasangannya tersebut.

Sementara dia sendiri mengajak istrinya untuk kembali ke India, namun sang Istri menolak ajakan tersebut. Sang istri menolak ajakan darinya karena memang dia sudah begitu nyaman tinggal di sini. Sang Istri ingin menghabiskan sisa hidupnya di Inggris dengan anggota keluargannya.

Sementara itu di hari yang sudah tua ini dia duduk dan sambil melihat keluar. Dia melihat banyak anak yang menari-nari sambil melihat TV kabel. Dari apa yang dilihatnya ini dia memberikan kesimpulan tentang kemirisan yang terjadi saat ini.

Menurutnya, TV kabel justru menjadi teman yang baik untuk anak-anak tersebut, padahal TV kabel adalah penyebab utama anak kehilangan jati diri dan kebudayaan.     

Di sisa usiannya yang semakin tua ini ada yang kurang yang belum dia kerjakan. Terkadang dia juga memberikan jawabannya sendiri kepada pikirannya tetapi diapun memungkiri tentang jawaban yang diberikan ke pikirannya itu. Hal yang belum dialakukan olehnya selama ini adalah shalat. (Arif PW)