Monday, February 13, 2017

Contoh Cerita Religi Singkat dalam Bahasa Inggris

Masih sedikit memang cerita bahasa Inggris yang secara khusus membahas mengenai tema keagamaan atau religi, khususnya yang sudah dibahas di situs ini. Bukan membahas yang macam-macam tetapi lebih berisi kepada nilai-nilai moral yang baik. Kisah singkat ini pun demikian, mengandung amanat yang patut direnungkan.

Lalu, seperti apa sih isi atau inti dari kisah yang akan kita baca di bawah ini? Kurang lebih, cerita ini menggambarkan tentang kepercayaan manusia terhadap Tuhan Sang Pencipta. Semua keajaiban yang hendak Tuhan kasih kepada para mahluknya harus dilandasi terlebih dahulu dengan sikap percaya dalam hati yang dalam.

Dengan demikian keajaiban bisa benar-benar terjadi kepada anda, kejaiban itu bermancam-macam bentuknya. Memang segalanya yang berhubungan dengan Tuhan harus diawali dengan keyakinan terlebih dahulu.

Seperti dalam cerita yang berjudul ”The Rope” ini dimana seseorang memilih untuk tidak percaya terhadap sang Pencipta. Judul ceritanya sendiri kalau diterjemahkan artinya ”Tali”. Sangat luar memang makna judulnya, tetapi cerita tersebut cukup menarik untuk pembelajaran kita semua.

Selain berhubungan dengan nilai moral, kisah atau teks cerita bahas Inggris ini juga akan memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada anda sekalian. Karena didalamnya tentu anda akan menemukan beberpa kata baru yang sebelumnya belum pernah digunakan.

Artinya, dengan teks tersebut pembaca bisa menambah perbendaharaan kata yang dimiliki. Oleh sebab itu, tak lupa sudah disiapkan kosa kata bahasa Inggris dan artinya yang memudahkan anda untuk mengikuti alur ceritanya nanti. Mari kita simak kosa kata baru tersebut setelah itu kita baca ceritannya.

Heavy = berat
Heights = ketinggian
Mountains = pegunungan
Could not see = tidak bisa melihat
Anything = sesuatu
Black = hitam
Zero visibility = tiada penglihatan
Covered = tertutup
Clouds = awan, kabut
Climbing = mendaki
Slipped and fell = terpeleset dan jatuh
Great speed = sangat cepat sekali
Black spots = titik hitam
Terrible sensation = sensasi mengerikan
Gravity = grafitasi
Fear = takut
Good and bad = baik dan buruk
Death = kematian
Sudden = secara tiba-tiba
Hanging in the air = menggantung diudara
Stillness = kesunyian
Scream = berteriak
Help me god = bantu aku ya Tuhan
Save me = selamatkan aku
Believe = percaya, beriman
Cut the rope = potong tali itu
Strength = kekuatan
Dead and frozen = mati dan membeku
One foot away = selangkah jauhnya
From the ground = dari tanah

Semakin tidak sabar saja ya, ingin tahu bagaimana isinya. Ya sudah, sekarang anda bisa langsung menikmatinya. Tapi mohon maaf sekali karena teks tersebut tidak ditulis langsung melainkan dalam bentuk gambar. Agar lebih jelas tinggal diklik saja gambarnya agar lebih besar. Yuk, silahkan!

contoh cerita religi bahasa inggris

Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki yang di tengah malam sedang mendaki. Tidak ada satupun bintang, dan tidak ada bulan yang bisa menjadi penerang dalam gelap malam ini. Bintang dan bulan tertutup oleh kabut awan yang begitu tebal hingga sinarnnya tidak sampai ke bumi untuk menyinari.

Laki-laki pendaki gunung tersebut terus saja mendaki gunung tanpa sinar bintang dan tanpa sinar bulan. Dengan penuh keyakinan dia terus mendaki. Hingga di tengah perjalanan dia terpleset dan kemudian terjatuh.

Dia melayang di udara yang begitu tinggi, dia merasa kematian sudah begitu dekat. Dia berteriak kepada Tuhan agar menolongnya.

Tuhan menjawabnya,”Apakah kau percaya aku bisa menolongmu”. Laki-laki itu berkata,”Iya, kau bisa menolongku”. Selanjutnya, Tuhan memerintahkan pendaki tersebut untuk memutuskan tali yang trikat di tubuhnya.

Terlintas di benaknya bahwa saat ini ia sedang melayang jatuh dari ketinggian. Akhirnya laki-laki itu justru memegang tali dan terus memegangnya dengan sekuat tenaga.

Di pagi harinya banyak media dan petugas yang memberikan berita bahwa laki-laki tersebut telah mati. Dia membeku dan bergelatung di atas tali yang kira-kira hanya berjarak satu kaki dari tanah.

***

Pesan moral yang bisa diambil dari cerita ini adalah keyakinan terhadap apa yang diucapkan Tuhan dan yang telah menjadi rencanannya. Laki-laki tersebut tidak memiliki keyakinan kepada Tuhan. Ia meminta tolong dan mengatakan bahwa ia percaya bahwa Tuhan dapat menolongnya. Namun kenyataannya ia tidak percaya manakala ia ddisuruh untuk memutuskan tali yang mengikut tubuhnya.

Jatuh dari ketinggian tentu saja begitu cepat namun karena sangat takut mati maka pendaki tersebut tidak dapat lagi memperkirakan seberapa jauh ia telah jatuh ke bawah. Karena malam dan tidak dapat melihat bagian bawah maka mungkin ia mengira posisinya tergantung masih sangat tinggi.

Padahal ternyata ia hanya berjarak sangat pendek dari tanah. Andai saja ia percaya dan memutuskan tali tersebut tentu ia kemungkinan akan selamat. Begitulah, dengan cara-Nya, sebenarnya Tuhan bisa menolong siapapun.