Thursday, February 2, 2017

Dongeng Bahasa Inggris 200 Kata dan Artinya

Namanya sedang belajar biasanya sering malas, apalagi mendapati teks bacaan yang panjang dan tidak tahu artinya. Karena itu ketika belajar bahasa Inggris akan lebih mudah jika memanfaatkan teks bacaan yang pendek atau singkat. Seperti teks cerita dongeng yang hanya 200 kata, bisa menjadi media untuk belajar mandiri di rumah.

Sebenarnya banyak bahan bacaan seperi itu, misalnya saja kita menggunakan surat kabar berbahasa Inggris. Tapi masalahnya, kalau yang dibaca itu bukan cerita maka biasanya timbul raa malas dan jenuh. Lain halnya dengan cerita. 

Kalau memanfaatkan cerita bahasa inggris singkat maka belajar tidak akan terasa seperti sedang belajar. Sebagai contoh kita membaca dongeng sambil menambah atau menghafalkan kosa kata baru. Atau bisa juga kita belajar tata bahasa melalui susunan teks yang dibaca tersebut. Tidak akan terasa berat karena didalamnya juga ada cerita yang menarik.

Itulah tujuan diadakannya situs ceritabahasainggris.com ini, yaitu untuk membantu para pembaca agar lebih mudah dalam belajar bahasa Inggris. Untuk cerita kali ini bisa dikatakan memiliki tema lucu dan juga menegangkan. Tapi sebelum kita ke cerita, lebih baik kita simak dulu beberapa kosa kata di bawah ini.

Arranged = menyusun, merencanakan
A feast = pesta
Fond of = suka dengan
Fish = ikan
Not available = tidak ada
Fisherman = nelayan
Brought = membawa
Gatekeeper = penjaga gerbang
Stopped him = menghentikannya
At the gate = di gerbang
Allow = mengizinkan
Give = memberikan
Half = setengah
Whatever = apapun
Happy = bahagia
The price = harga
Ordered = memesan
Stop = berhenti
The profit = keuntungan

Daftar kata-kata diatas diambil yang kira-kira sulit. makanya sudah disediakan langsung dengan arti atau terjemahan bahasa Indonesianya sekaligus. Silahkan dipelajari, mudah-mudahan sebagian besar sudah akrab. Kalau kosa kata di atas sebagian besar sudah tahu maka memahami isi cerita berikut tidak akan sulit.


Perlu tidak dibahas mengenai alur ceritanya? Ya sudah, kita bahas saja mulai dari judul judul cerita di atas dalam bahasa Indonesia artinya nelayan dan rekannya. Kata fisherman artinya nelayan, kata and artinya dan, kata his menandakan milik, artinya “–nya” sedangkan kata partner artinya rekan atau teman.

Dalam dongeng bahasa Inggris tersebut diceritakan tentu nelayan yang diperas oleh penjaga istana. Di ceritakan, zaman dulu ada seorang raja yang sangat suka dengan ikan. Suatu hari, di ceritanya, sang raja tadi ingin mengadakan pesta makan besar-besaran.

Dalam pesta tadi tentu saja ia ingin mendapatkan hidangan masakan ikan yang enak-enak. Tetapi sayang, saat itu tidak ada ikan, ia pun merasa begitu sedih dan kecewa. Sungguh raja yang kurang beruntung ya?

Tapi tidak begitu, ketika itu di kerajaan ada seorang nelayan yang ingin masuk dan melewati gerbang kerajaan. Ia datang menuju gerbang tetapi dihentikan oleh penjaga gerbang. Pengawal di pintu gerbang istana tersebut tidak mengizinkan ia masuk.

Kalau nelayan tadi ingin masuk ke istana, maka ia harus menyerahkan setengah atau separuh barang bawaannya tersebut untuk sang pengawal tadi. Dengan sangat terpaksa, sang nelayan pun memberikan separuh ikan yang ia bawa. 

Sesampainya di istana, sang raja begitu senang karena ada rakyatnya yang mendapatkan ikan. Nelayan tadi pun memang akan menjual ikan tangkapannya tadi. Sang raja lalu bertanya kepada nelayan mengenai harga ikan yang ia bawa. 

Di tanya mengenai harga, nelayan tadi pun menjawab bahwa harga ikan tersebut adalah seratus cambukan di punggung. Ditanya masalah harga justru minta dicambuk, aneh bukan nelayan tadi? Meski heran, sang raja akhirnya menyetujui harga tersebut. Ia pun membeli ikan dari nelayan tersebut dengan seratus cambukan di punggung.

Mulailah proses pembayaran untuk jual beli antara raja dan nelayan tadi. Baju nelayan di lepas, ia kemudian dicambuk oleh pengawal yang ditugaskan. Satu, dua tiga, cambukan terus dihitung, sampai akhirnya… “berhenti…!”, pada cambukan ke lima puluh, sang nelayan berteriak. 

Ia kemudian berkata, “dalam usaha ku ini, aku memiliki teman. Setengah dari keuntungan penjualan ikan ini adalah bagian teman saja tadi. Teman saya tersebut adalah sang penjaga gerbang!”, ucapnya.

Heboh dong ya? Mendengar ucapan tersebut sang raja pun tahu apa yang sebenarnya terjadi. Penjaga gerbang pun mendapatkan 50 cambukan di punggung. Ia kemudian di pecat. Di sisi lain, sang nelayan pun mendapatkan imbalan yang setimpal.

Nah, apa coba pesan moral yang ada dalam cerita dongeng tersebut? Kalau dilihat dari dongeng 200 kata di atas maka ada satu pesan yang jelas bisa ditangkap. Pesan tersebut adalah tentang keserakahan yang menghasilkan kutukan. 

Jadi, dari kisah di atas bisa kita ketahui bahwa keserakahan tidak akan membuahkan hasil. Keserakahan hanya akan mendatangkan bencana, kesulitan dan keburukan kepada orang yang melakukannya. Oleh karena itu, mulai sekarang jangan serakah ya, ingat jangan serakah!