Monday, August 21, 2017

Cerita Pendek Bahasa Inggris Singkat yang Bagus

Cerita pendek bahasa inggris singkat yang bagus – mencari kisah menarik yang pendek dan bagus kadang memang agak susah. Apalagi kalau tidak memiliki situs terpercaya yang biasa digunakan. Maka dari itu rekan semua perlu mencatat situs ini sebagai salah satu referensi untuk mencari cerita-cerita yang diinginkan.

Cerita Pendek Bahasa Inggris Singkat yang Bagus

Di situs ini banyak sekali kisah menarik. Kebanyakan ditulis dalam bahasa Inggris namun banyak juga kisah yang dimuat menggunakan bahasa Indonesia. Semua ada, bahkan cerita anak-anak pun banyak. Seperti kali ini, kita akan membahas satu kisah yang cukup banyak dicari dan dibutuhkan yaitu cerpen terbaru.

Tentu saja, sesuai judul yang ada di atas, cerita pendek yang akan kita nikmati kali ini adalah seri bahasa Inggris. Akan ada dua cerita sekaligus yang akan dihadirkan. Masing-masing dari cerita tersebut cukup pendek dan sederhana, tak lebih dari 500 kata. Kalau untuk membaca cerita yang panjangnya hanya sekitar 1 halaman tentu tidak akan membosankan bukan?

Cerita yang pertama berjudul “My New Clothes” sedangkan yang kedua judulnya adalah “Bustling Morning”. Kira-kira seperti apa isi dari cerita tersebut, ada yang bisa menebak bagaimana isi ceritanya tidak? 

Ya, kalau yang pertama mungkin tentang baju baru, seperti cerita pengalaman ya. Yang kedua kalau dilihat dari artinya mungkin berisi kisah atau kejadian yang ada dipagi hari. Seperti apa selengkapnya silahkan langsung dibaca saja berikut ini.

My New Clothes
Story by Siti

I was standing in front of a mirror, staring at the most beautiful figure in the house. I had spended hours to try each clothes that I had bought. It was Sunday morning. I had no schedule to go outside. I would spend the rest of the day indoor. 

Yesterday, my families and I went shopping. We bought many things. We brought clothes, foods and many things. Weekend was the most interesting days in my family. 

My little brother bought many toys; he bought car toys and other. My mother had chosen many foods and my father bough some fishing equiptments. They were all busy with their own things. 

Orange, brown, red, blue, they all were the colour I had chosen for my clothes. Yeah, I bought many clotches yesterday. Most of them were casual clothes. Only some were more formal. I hardly chose them among the most beautiful and the latest new design. 

The first one was red, the simplest. I loved red with the strips down. It was shirts. I put it on, it was beautiful. I looked so carming. 

The next one was blue; it was rather complex in design. It was matched wit my bag. Again and again I put it on all my new clotches. It was great, a moment like that is wonderful. 

“Nina… what are you doing…”
“Trying my new clotches Mom…”

“Oh my God… you had been in the room for hours. Why do not you take a breakfast first?”
“Yes Mom… a minute please…”

Nina finally went out from her room and joins her families. Her families were in the living room, playing and talking. She brought her breakfast in the living room, enjoying the warm moment with the whole families. 

The End

Bagus tidak? Bagus dong, itu kan karya terbaru dan dibuat dengan hati dan cinta. Ya mungkin karya cerita pendek tersebut tidak sebagus karya professional tetapi mudah-mudahan rekan semua suka dengan alur ceritanya. Apa coba isi ceritanya, ada yang bisa menceritakan isi cerpen tersebut?

Ya, cerpen di atas menceritakan seorang remaja yang sedang sibuk mencoba banyak baju baru yang sebelumnya dibeli. Diceritakan, suatu akhir pekan remaja tersebut menghabiskan waktu santai untuk berbelanja bersama keluarganya. 

Mereka berbelanja bersama. Masing-masing anggota keluarga memiliki belanjaan masing – masing. Sang ayah punya sesuatu yang ia beli sendiri, sang ibu pun demikian. Ia dan sang adik pun tak kalah menikmati momen belanja bersama keluarga tersebut. 

Hari berikutnya di hari minggu, dari pagi ia sudah sibuk mencoba semua baju-baju yang ia beli tersebut. Ada yang berwarna merah, ada yang berwarna biru dan banyak lagi lainnya. Ada yang berupa kaos dan seterusnya. Dengan hati gembira ia mencoba dan mencoba semua baju baru yang ia miliki. Di depan cermin ia menghabiskan waktu berjam-jam sampai lupa sarapan.

Setelah agak siang ia belum juga keluar dari kamar maka ia pun kemudian dipanggil oleh sang ibu. Ia pun akhirnya keluar dan bergabung menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga. Ia mengambil sarapan dan ikut nimbrung keluarganya di ruang tengah. 

Demikianlah tadi cerita yang pertama, cukup unik dan menarik juga kan meski sederhana. Dan yang terpenting kita dapat bahan bacaan baru yang tidak membosankan. Ya sudah, kita tinggalkan saja cerita di atas, sekarang kita ke cerpen yang kedua yang berjudul “Bustling morning” di bawah ini.

Bustling Morning
Story by Siti

The sounds of the knife clashed with placemat started to fill the house. In the backyard the cocks were cried again and again, waking the family up. Far in the distance, the sound of Adzan faded away. It was five o’clock in the morning. The baby cried once or twice, her mother ignored it. 

Some minutes later, the place’s sound took a place. They forced by the hands, touched each others making more noise. The sound of water was heard louder from the water reservoir. In the outside, vehicles were roaring, adding more tune for the busy morning. 

A ten years old boy came out from his room. He went to the bathroom getting the door was closed from the inside. “Who is there, Mom… Dad… please hurry up. I need to take a pee.”

No one talked. The one in the bathroom was took the activity so seriously. He tried to hold his pee, knocking on the bathroom door again and again. “Shut up you fool!” young lady’s voice shocked the boy. 

In the main bedroom, the baby cried again. This time, she cried louder then before. The mother was disturbed. She cried, “John… John… takes a look at the baby please…” She woke her husband up. 

A moment later, there was shouting from the baby’s room. “Hei… hei… just take the baby, I need to take a sleep.” A simple family, each member had their own activity.

The End

Sepertinya yang kedua lebih singkat ya? Untuk cerita kedua ini menggambakan sebuah kesibukan di pagi hari yang begitu memusingkan. Ya, sederhananya bisa dikatakan bahwa ceritanya adalah tentang sebuah keluarga yang super sibuk di pagi hari. 

Bisa dibayangkan memang kalau semua anggota keluarga memiliki rutinitas masing-masing yang harus dimulai saat pagi maka suasana pagi di rumah pasti akan riuh dan sangat sibuk. Apalagi kalau ada yang kesiangan, mungkin rekan semua pernah mengalami hal seperti itu di rumah?