Wednesday, August 23, 2017

Cerpen Bahasa Inggris dan Artinya, The Most Beautiful Flower

Cerpen Bahasa Inggris dan Artinya, The Most Beautiful Flower – tanaman yang paling indah menurut rekan semua apa? Iya, kebanyakan orang akan mengatakan bahwa bunga adalah yang terindah. Tetapi tentu saja ada juga orang yang mengatakan lain dan berpendapat berbeda. Tapi disini kita tidak akan membahas siapa yang suka bunga dan siapa yang tidak.

Cerpen Bahasa Inggris dan Artinya, The Most Beautiful Flower

Kita disini berniat mengajak rekan semua untuk membaca sebuah karya sederhana yang sangat menghibur, harapannya begitu. Cerita yang dimaksud adalah cerpen. Ya, khususnya yang dibuat dalam bahasa Inggris. Kenapa sih harus berhubungan dengan cerita? Ya karena semua yang ada di dunia ini adalah cerita. 

Benar sekali, semua orang punya cerita. “Kalau ini ceritaku, lalu mana ceritamu?” akan sangat menari jika kita belum mengetahui gambaran sedikit pun mengenai kisah yang akan kita baca. Jadi nanti pasti ada ketegangan, rasa penasaran dan kejutan-kejutan yang kita tidak tahu. Menurut kami pribadi, menikmati cerpen sama saja dengan menonton sebuah film.

Sama-sama menariknya. Bedanya kalau di film ada visualisasi yang kita nikmati dengan indra penglihatan sementara di cerpen imajinasilah yang lebih berperan. Akan melebar kemana-mana kalau kita bahas lebih jauh. Yang pasti kita akan santai sambil sedikit belajar khsusnya untuk pelajaran bahasa Inggris. Yuk, kita mulai dengan kisah tersebut!

The Most Beautiful Flower
Story by Siti

My parent named me “Mawar”. From the first day I was born into the world, I am always made many people smile. At least they will smile. Beautiful, yes I am. I smelt good; my colour is bright and wonderful. But that is only little of me, what was inside of me is the most precious. I am beautiful and also very, very kind. 

Do not be upset, it was people who say some crazy things of me like that. What I feel is quite opposite with their opinions. I feel that my self is nothing compared wit others. I am nothing. I am useless. There are many things that I can not do. 

First thing first, I can not make my parent happy. I let my parent do a hard work alone to full fill our daily needs. They work hard to make money. They never let me help them. Now, they are gone without a trace. 

The second, in this old age, I still can not help many people. Around my village there are still many poor people who suffer. I can do nothing for them. I am only able to help them one or twice because I have nothing. All I have is within my heart. I have shared everything in my hand even one of my kidneys.

The End

Benar – benar tidak menyangka, rekan semua juga mengikuti cerita di atas sampai akhir bukan? Kalau menurut saya, keren deh bagaimana penulis menggambarkan tokoh “I” dalam cerpen di atas. Bagaimana tidak keren, pada bagian atas secara terus menerus dikatakan bahwa sang “aku” merupakan orang biasa yang tidak berguna. Tetapi dibagian akhir disebutkan bahwa ia berbagi ginjal dengan orang lain. Sungguh mengharukan bukan, benar tidak?

Keren deh. Loh, kok kalian masih bengong begitu sih, apa ada yang kurang paham ya? Atau bahasanya membingungkan ya, banyak yang salah mungkin tata bahasanya? Kalau ada banyak kesalahan disana sini saya mohon maaf ya. Soalnya karya di atas juga hasil belajar, bukan karya dari professional.

Sebagai permintaan maaf, untuk rekan semua yang masih bingung dengan alur cerita kisah di atas, berikut akan kita sajikan sekaligus sebuah terjemahan sederhana sebagai pelengkap. Di bawah ini akan disertakan terjemahan cerpen yang sudah kita baca di atas agar lebih mudah dalam memahami alur ceritanya. 

Biasanya dalam setiap pembahasan cerita kita akan menyertakan sebuah daftar kata sulit dan artinya sebagai bantuan. Namun kali ini tidak demikian. Kita akan mengganti kosa kata bahasa Inggris tersebut dengan sebuah terjemahan secara menyeluruh dari judul sampai akhir. Tujuannya agar koleksi kita akan semakin lengkap lagi. Jadi belajar akan lebih mudah lagi. Sekarang, silahkan dibaca juga.

Bunga Paling Cantik

Orang tuaku memberikan aku nama "Mawar". Sejak hari pertama aku lahir ke dunia, aku selalu membuat banyak orang tersenyum. Setidaknya mereka akan tersenyum. Cantik, ya aku memang cantik. Aroma tubuhku wangi; warna tubuhku cerah dan indah. Tapi itu hanya sebagian kecil yang aku miliki, apa yang ada di dalam diri ku lah yang paling berharga. Aku cantik dan juga sangat, sangat baik.

Jangan marah, itu orang yang mengatakan beberapa hal gila tentang diriku. Apa yang aku rasakan sebenarnya sangat berlawanan dengan pendapat mereka. Aku merasa bahwa diriku tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan orang lain. Aku bukanlah apa-apa. Aku tak berguna. Ada banyak hal yang tidak bisa aku lakukan.

Hal pertama, aku tidak bisa membuat orang tua ku bahagia. Aku membiarkan orang tua ku bekerja keras sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka bekerja keras untuk mencari uang. Mereka tidak pernah membiarkan aku membantu mereka. Sekarang, mereka hilang tanpa bekas.

Yang kedua, di masa tua ini, aku masih tidak bisa membantu banyak orang. Di sekitar desaku masih banyak orang miskin yang menderita. Aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk mereka. Aku hanya bisa membantu mereka satu atau dua kali karena tidak punya apa-apa. Yang aku miliki ada di dalam hati. Aku telah berbagi segala yang aku miliki bahkan salah satu ginjal ku.

Tamat

Sungguh sebuah kebaikan hati yang patut dicontoh. Benar-benar mengagumkan. Bagaimana bisa seseorang yang rela mendonorkan ginjal untuk orang lain masih menganggap dirinya tidak berguna? Hal itu jelas membuktikan bahwa orang tersebut tidak sombong sama sekali. 

Itu juga membuktikan bahwa ia sangatlah berkasih sayang kepada orang lain yang membutuhkan. Mungkin hidupnya memang sudah didedikasikan untuk berguna dan bermanfaat bagi orang lain. Sungguh mulia ya.

Tentu kisah di atas bisa dijadikan motivasi sekaligus pembelajaran hidup bagi kita semua. Layaknya tokoh utama dalam cerita tersebut, dalam hidup kita memang hendaknya berbagi dengan orang lain. Hidup kita akan lebih berarti dan akan bernilai tinggi jika kita mampu berbagi dengan ikhlas dengan orang lain.

Hendaknya dalam setiap langkah kita bisa menebarkan kebaikan, kapanpun, dimanapun dan dengan siapapun. Hidup seperti itu pasti akan memberikan kedamaian jiwa dan kebahagiaan yang benar-benar sejati.

Coba kita pikirkan, untuk apa kita punya banyak ilmu jika ilmu tersebut tidak bermanfaat, tidak dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak? Bukankah kita hidup tidak selamanya? Jika ilmu itu sangat penting, apa tidak sayang jika hanya berguna dalam waktu yang sangat singkat dan kemudian terkubur bersama jasad kita?

Lalu untuk apa kita berlomba-lomba mengumpulkan harta benda yang bahkan tidak bisa kita manfaatkan, tidak berguna bagi kita sendiri? Bukankah harta itu tidak dapat kita habiskan untuk kita sendiri? Lalu untuk apa bersusah payah tak kenal waktu untuk menimbun kekayaan jika semua itu tak berguna?

Kita semua orang menyadari dan mau berbagi dengan ikhlas, tentu saja kehidupan akan menjadi lebih indah. Kita tidak akan melihat ada orang kelaparan, kita tidak akan melihat orang mengais sampah demi sesuap nasi. Kita tidak akan pernah mendengar kasus balita gizi buruk. Bukankah hal seperti itu sangat indah?

Ya sudah, mudah-mudahan kisah di atas membekas dan memberikan inspirasi bagi kita semua untuk berbagi. Semoga kita menjadi manusia yang lebih berbudi. Sampai jumpa di kisah selanjutnya.