Tuesday, August 29, 2017

Cerpen Inggris Singkat, When You Get Down

Cerpen Inggris Singkat, When You Get Down – tidak pernah bosan-bosannya kita akan terus belajar bersama dengan berbagai kisah menarik. Kali ini, sebuah karya kecil nan sederhana juga akan menjadi teman kita dalam mempertebal kemampuan berbahasa Inggris yang kita miliki. Tidak perlu ragu, apapun kisah yang diangkat pasti akan membuat kita terhibur, sambil belajar.


Kalau suasana hati kita selalu bersemangat, mungkin sambil mendengarkan lagu kesayangan, kita bisa terus mengasah kemampuan. Belajar itu kan tidak perlu terlalu lama, semakin sering tentu akan semakin mudah bagi kita untuk mengingat apa yang dipelajari. 

Cerita adalah salah satu media belajar yang dapat digunakan ketika kita belajar bahasa. Bahasa Indonesia maupun inggris tidak jauh berbeda. Dalam bahasa Indonesia kita mengenal banyak gaya bahasa, di bahasa Inggris pun demikian. Belum lagi jika kita amati lebih dekat setiap kalimat yang tersusun.

Dalam sebuah teks yang dibaca, ada banyak hal yang bisa digali. Dalam cerita misalnya, yang paling umum adalah mempelajari pesan moral dn nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya. Tapi, yang jarang dikerjakan adalah mempelajari detail kata dan kalimat dalam sebuah bahan bacaan. 

Dalam belajar bahasa Inggris, dari bagian terkecil kita bisa mempelajari diksi atau pilihan kata dalam sebuah cerita. Kita bisa memperbanyak kosa kata, kita juga bisa belajar membuat kalimat, frasa atau klausa. Pokoknya banyak deh. Sekarang, mari kita mulai kegiatan kita dengan membaca langsung cerpen bahasa Inggris di bawah ini.

When You Get Down

“Mom… Dad… where are you. I need you here!” Nay sat down in the corner of the room. Her face was full of tears. She was letting them down watering her cheek. Below, under the table, there were so many tissues. 

Her hairs were messy. She looked pale after crying for hours. She got up, and then lay down in her bed. She stared up at the ceiling of her bedroom. Again and again she was crying. 

The night was going darker. The winds passed in through the slit door. In these very bad days, she remembered her parents. Yeah, no one can forget their parents when they got big problem. 

Two days ago, Nay’s friend offered her a job. Without thinking further, Nay accept the offered. Firstl, she asked to make an application letter. Then she asked to send all the file needed. Few days later, the friend called her. Nay told that actually she had been accept for the position but she need to give some money for channeling her. 

At that time actually Nay did not have enough money. She only has some which was given from her parent. Because she wants to work so she gave the money she had. 

A week passed. There was no news from her friend. Nay started to worry because she had no money at all. Afraid and impatient she finally called her friend by the phone. No one answered. Then, her friend disappears. 

After few days, she realized that she was being cheated by her friend. She had no money, she had no job and she had to keep study in her campus. Nay, who lives in a dormitory, did not know what to do. It was imposible for her to borrow some money from her roommate. 

It had been two days. Nay did not come to the campus. She stayed at her dorm waiting for miracle. “Oh God, please send me an angel…”

It has been two days, Nay only eat a little. She was still sad, regretted what was happened to her. A knock was heard from the door. Faintly she heared someone called her name. “Nay… Nay… where are you? Are you there?”

The door was not locked. Ayu pulled the door handle and came in. “Nay… where are you?” she said. In the bedroom, Nay tried to wake up and falling down, “Aah…!”

Ayu run to her, “Nay, what happened to you…? Are you oke?” She then helped her to the bed. “Ah… Ayu… I am oke… I am find”, Nay tried to hide her messy face. “No you are not. I know that!”

Ayu then asked Nay what was happened. Nay finally told her what was happened to her. “It is not a big problem, Nay. You may use my money until you can get some from your parents” Ayu tried to make her friend confortable. Tears went down. Nay hug her best friend tightly. “Thank you Ayu”

The End

Sedih juga ya cerita di atas? Ya, benar sekali. Mungkin kalau kita membaca kisah tersebut dengan seksama maka kita bisa ikut menangis karena ikut merasakan kesedihan yang dialami oleh Nay. 

Ya begitulah kehidupan, kadang kita mendapatkan cobaan yang sangat berat. Tapi, tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi. Sudahlah, sebelum kita bahas lebih jauh mengenai isi ceritanya, lebih baik kita pelajari terlebih dahulu kosa kata di bawah ini. 

Corner = pojok
Full = penuh
Cheek = pipi
Tissues = tisu
Messy = berantakan
Pale = pucat
Lay down = berbaring
Stared up = menatap
Ceiling = langit-langit
Darker = lebih gelap
Slit = celah
Problem = masalah
Offered = ditawari
Job = pekerjaan
Accept = menerima
Application letter = surat lamaran
File = berkas
Position = posisi
Channeling = menghubungkan
Enough = cukup
News = kabar, berita
Afraid = takut
Impatient = tak sabar
Disappears = menghilang
Realized = menyadari
Cheated = ditipu
Dormitory = kos-kosan
Imposible = mustahil
Roommate = teman sekamar
Miracle = keajaiban
Regretted = menyesal
Locked = terkunci
Confortable = nyaman
Hug = memeluk

Dengan kosa kata bahasa Inggris dan artinya di atas maka cerpen 495 kata di atas tidak akan sulit untuk dipahami. Benar tidak? Ya, kalau ada satu dua kalimat yang kurang dimengerti maka rekan semua bisa melihat ke daftar kata di atas. Dengan begitu rekan semua akan lebih mudah dan lebih cepat dalam memahami kisah tersebut. 

Secara keseluruhan, cerita di atas menggambarkan sebuah kejadian memilukan dan sedih yang dialami oleh seorang remaja bernama Nay. Nay adalah seorang mahasiswi yang tinggal di kos-kosan untuk kuliah di sebuah perguruan tinggi. 

Dengan latar belakang kondisi keuangan yang kurang baik, mungkin, ia harus mengatur segala keperluan dengan cermat.

Suatu ketika, ia ditawari sebuah lowongan pekerjaan oleh salah satu teman. Tentu saja, ia ingin bekerja untuk mendapatkan tambahan uang untuk biaya hidup selama ia kuliah. Karena ingin bekerja, ia pun menerima tawaran dari teman tersebut.

Akhirnya ia diminta untuk mengirimkan lamaran dan berkas persyaratan lainnya. Setelah mengirimkan berkas tersebut waktu berlalu cepat. Beberapa hari kemudian sang teman tadi kembali menghubungi Nay. 

Teman tersebut mengatakan bahwa Nay diterima bekerja dengan posisi yang ditawarkan. Meski begitu, Nay bisa mulai bekerja jika ia bersedia untuk menyerahkan sejumlah uang sebagai imbalan untuk orang yang menyalurkannya. 

Nay tidak memiliki banyak uang, tetapi karena ingin bekerja dan mendapatkan uang tambahan maka akhirnya Nay bersedia menyerahkan uang yang dimaksud. Ia pun kemudian memberikan uang kepada temannya tadi.

Waktu berselang, setelah diberi uang, teman Nay tersebut tak juga muncul. Nay sudah tak sabar. Nay juga merasa sedikit takut karena saat itu uang yang ia miliki sudah habis sedangkan temannya tak kunjung menghubunginya.

Akhirnya ia pun mencoba menghubungi temannya itu melalui ponsel. Tak ada jawaban, beberapa hari kemudian teman tersebut pun menghilang begitu saja.

Nay mulai panik, takut dan kecewa sampai – sampai ia menangis. Setelah itu ia pun baru sadar bahwa sebenarnya ia telah ditipu oleh temannya sendiri. Ia pun tak bisa membendung rasa kecewa, takut, sedih dan marah terhadap apa yang terjadi. 

Ia tidak masuk ke kampus. Ia tidak memiliki uang untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Tak ada yang bisa ia lakukan kecuali menangis dan berharap ada seseorang yang datang dan menolongnya.

Beberapa hari berselang, kondisi Nay semakin tak menentu sampai akhirnya seorang sahabat datang menolongnya. Ayu, salah satu sahabat terbaiknya datang ke konrakan dan menyelamatkan Nay dari kemelut yang dialami.

Begitulah kurang lebih isi dari cerpen b.Inggris di atas, cukup menarik untuk dinikmati bukan? Sekarang silahkan baca juga beberapa karya cerita sederhana lain yang sudah disiapkan dibawah. Mudah-mudahan rekan semua berkenan dan bisa mendapatkan cerita yang sesuai keinginan. Terima kasih!