Thursday, August 31, 2017

Cerpen Singkat B.Inggris tentang Hujan

Cerpen singkat b.inggris tentang hujan – yuk bicara tentang hujan, mungkin asyik ya? Apa sih asyiknya mengenai hujan? Ya, kalau yang sedang memiliki suasana hati biasa-biasa saja mungkin akan membosankan dan tidak menarik. Tapi, tapi kalau yang sedang berbunga, sedang kasmaran atau sedang jatuh cinta mungkin akan berbeda.


Ya, enggak jadi deh. Enggak usah bicara tentang cinta-cintaan dulu ya. Kan masih pelajar, tidak baik, nanti mengganggu konsentrasi dan fokus dalam belajar. Lebih baik kita ke inti kegiatan saja yaitu belajar sambil santai. 

Meski kita akan membaca cerpen tetapi ini bukan cerita seperti cerita romansa tetapi ada unsur belajar didalamnya. Intinya, kita disini akan mengajak rekan pelajar semua untuk belajar sambil santai. Pelajaran apa? 

Seperti jelas disebutkan pada judul, kita akan belajar bahasa Inggris agar kita bisa lebih lancar lagi baik dalam membaca maupun dalam berbicara. Tentu, kegiatan belajar ini tidak akan terasa seperti belajar, tetapi menyenangkan.

Untuk cerita kali ini akan kita buat yang paling pendek saja agar lebih mudah dalam membacanya. Selain itu nanti akan dibuat juga pembahasan seputar isi cerita yang juga akan dilengkapi dengan kosa kata sulit. Jika perlu, nanti juga akan dibuat analisa mengenai pesan – pesan atau nilai moral yang ada dalam kisah singkat tersebut. Sekarang mari kita ke ceritanya lebih dulu.

The Wind in the Dry Season

It was the end of the rainy season and the beginning of dry season. The condition was change rapidly. The rain went away, the air became so dry. Animal began to make an adaptation with their environment. 

Ina came out from the house with angry face. In the day, her job was harder then before. She must clean the yard twice or more what was harder is the well is dry. She had to ask clean water from her neighbors. 

With a broom in her hand she started to clean the yard. It was not very dirty but she can not let even a single leaf fall down to the ground. “Ina… helps me in the kitchen…!” her mother shouted loudly. “Yes mom… waits a minute…” Ina replied.

It had been a week since the last rain fall. The air was very hot, leaves start to fall down. The clouds in the sky still faded away. There was no sign of rain. “Oh God, please help me with this hot day”

The days passed. Ina missed the rain more and more. Any time and any where she always hopes that God will give rain. 

That day, she wore short thirt. She brought a plastic bag. She went to the shop to buy some daily needs. She went on foot. Her steps were so slow. Sometimes, her eyes spin around. 

Three of four times, her hand was placed above her head. She tried to avoid the sun that seem will burn her head. “Oh my God, it was so hot…” she said to her self. “I should bring an umbrella”, she murmured. 

A moment after she arrived at the store’s yard, the sky become so dark. Clouds climed up and gathered exactly above her head. “What a funny day…!” Right before her lips closed the rain poured into her head. “Oh my… my…”

Finally, it was raining. A smile bloomed on Ina’s face. She was really happy like she never feels the rain. Some peoples run to take ashelter but Ina still in the same place, not moving any where. She enjoyed the rain at the end of the rainy season. 

The End

Demikian tadi sudah kita nikmati sebuah cerita menarik tentang hujan. Tentu cerita di atas masih sangat jauh dari kata sempurna. Mungkin masih banyak sekali kesalahan baik dalam pemilihan diksi maupun susunan menurut kaidah bahasa yang baku. 

Meski begitu, dengan tambahan kisah menarik tersebut maka kita memiliki tambahan referensi bahan bacaan. Yang terpenting dengan adanya kisah di atas adalah kita bisa belajar sambil bermain, belajar sambil santai menikmati apa namanya, eh kisah singkat yang menarik. 

Karena akan digunakan sebagai bahan belajar maka sebaiknya kita sertakan juga kosa kata atau daftar kata-kata sulit yang ada dalam teks tersebut. Maksudnya, dengan kosa kata di atas maka kita bisa memiliki tambahan bahan untuk mengetahui dan memahami cerita tersebut secara utuh. Yuk kita pelajari dulu kosa kata berikut.

Wind = angin
Dry Season = musim kemarau
End = akhir
Beginning = awal
Condition = kondisi
Change = berubah
Rapidly = dengan cepat
So dry = sangat kering
Animal = binatang
Adaptation = adaptasi
Environment = lingkungan
Came out = keluar
Angry = marah
Face = wajah
Harder = lebih berat
Must = harus
Clean = membersihkan
Twice = dua kali
More = lagi, lebih
Neighbors = tetangga
Broom = sapu 
Dirty = kotor
Shouted = berteriak
Loudly = dengan keras
A week = satu minggu
Since = sejak
Clouds = awan
Passed = berlalu
Hopes = berharap
Rain = hujan
Plastic bag = tas plastic
Shop = took, warung
Funny = lucu
Ashelter = berteduh

Ceritanya, dalam cerpen itu dikisahkan ada seorang gadis yang sangat kesal karena musim kemarau mulai datang. Kala itu adalah akhir musim penghujan. Ina sibuk bersih-bersih halaman rumah. Tidak seperti biasanya ia bekerja dua kali lebih keras karena halaman lebih sering kotor dengan daun-daun yang berjatuhan.

Saat sedang kesal membersihkan halaman, ia kemudian dipanggil oleh sang ibu untuk membantunya di dapur. Suasana terasa begitu tidak menyenangkan bagi Ina. Udara begitu panas sehingga daun banyak berjatuhan dan mengotori halaman. Belum lagi sumur yang mulai kering sehingga ia harus mengambil air dari sumur tetangga.

Sudah satu minggu terakhir tidak hujan. Ia begitu ingin ada hujan. Ia sangat merindukan rintik air yang membasahi bumi, seolah seperti belum pernah melihat hujan sebelumnya. Dimanapun, kapanpun, mulutnya selalu berucap, hatinya selalu berdoa meminta hujan.

Suatu ketika ia keluar rumah menggunakan kaos pendek. Ia hendak pergi ke warung untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga. Matahari begitu terik, beberapa kali ia mengeluh. Ia merasakan udara begitu panas, sampai-sampai tangannya pun ia letakkan di kepala untuk menghindari sengatan matahari.

Merasakan cuaca yang sangat panas, ia menyesal kenapa tidak membawa payung. Di perjalanan beberapa kali ia mengucap doa agar hujan. Tepat ketika ia sampai di halaman sebuah warung, tiba-tiba mendung menggumpal di atas kepalanya. 

Belum selesai ia berguman tiba-tiba air hujan menerjang kepalanya. Beberapa orang di sekitar sana terlihat berlari ke sana ke mari mencari tempat berteduh. Berbeda dengan orang lain, Ina terdiam di tempat, terpaku membiarkan tubuhnya diguyur hujan. Ia merasa begitu senang, seperti tak pernah merasakan hujan sebelumnya. 

Itulah tadi sedikit isi dan alur cerita dari cerpen di atas, cukup menarik bukan? Meski ceritanya sederhana dan pendek ternyata cukup menghibur. Mudah-mudahan dengan adanya kisah tersebut kita semua bisa terhibur dan lebih semangat dalam belajar.

Jangan lupa, selain mempelajari cerpen bahasa Inggris tersebut silahkan pelajari dan nikmati juga beberapa karya lain yang sudah disiapkan khusus untuk rekan semua. Silahkan pilih beberapa cerpen lain dibagian akhir pembahasan ini. Semoga berkenan, salam hangat dari kami.