Wednesday, August 30, 2017

Contoh Cerpen Bahasa Inggris tentang Motivasi Belajar

Contoh Cerpen Bahasa Inggris tentang Motivasi Belajar – yang lagi malas dan butuh motivasi belajar silahkan merapat. Mari kita bersama-sama memompa semangat baru dengan cerpen inggris yang mengandung pesan-pesan motivasi berikut ini. Bukan hanya masalah semangat, kisah yang diangkat juga cukup bisa menjadi hiburan.


Kalau ada cerita-cerita seperti ini kan lumayan. Kalau ada waktu luang bisa dimanfaatkan. Dari pada ngeluyur di luar rumah yang enggak jelas, kan lebih baik santai ada hiburan tetapi bisa dapat ilmu juga, benar tidak? Eh, jangan dianggap remeh, membaca teks bahasa Inggris juga bermanfaat loh, bisa membuat kita lebih lancar memahami teks. 

Kalau tidak percaya rekan semua bisa buktikan sendiri. Coba secara rutin membaca teks bahasa Inggris satu bulan ke depan, kemudian lihat perubahan pada kemampuan berbahasa Inggris yang rekan miliki. Pasti ada perbedaan, minimal rekan semua tidak akan segan, malas atau takut lagi dengan teks bahasa asing seperti itu.

Kembali ke tema cerita, cerpen ini juga akan sangat bermanfaat kok. Pasalnya kisah yang diangkat nantinya mungkin bisa menjadi inspirasi bagi rekan pelajar semua. Mudah-mudahan setelah membaca kisah tersebut rekan semua jadi lebih semangat dalam belajar. 

Cerita pendek yang akan kita baca ini tidak panjang alias sangat singkat. Panjangnya kurang lebih hanya setengah halaman, kurang dari 500 kata saja. Mungkin tidak cocok juga sih kalau disebut cerpen, tapi ya sudahlah, tidak apa-apa. Yang paling penting kan kita memiliki tambahan referensi untuk media belajar. Yuk kita nikmati sekarang!

Get bored

Aryan sits alone in his room. He held his pencil, scratching more lines in his note. On the left, there was a smartphone. An English book covered some its survace. A glass of tea was still full, untouched. He stood up and suddenly took his smartphone. He did not do his home work.

With smartphone in his hands, he stood and went to the living room. There he switched the tv on. After few minutes he looked very happy playing his smartphone. 

“Aryan, why don’t you do your home work?”
“Na… later on Mom…”
“What?”
“Yeah, I will finish my home work after this…”

Aryan ignored his mother’s advice to do his home work eventhough it was already afternoon. An hour passed, Aryan still playing with his smartphone. He switched from Facebook to Twitter and other social media, chatting with friend. He forgot that he must study for tomorrow.

The next day, Aryan went to school with fear. He knew that he will be punished because he did not do his home work. Eventhough he was afraid but he still dare him self to enter the class. 

Later on, when the first subject began, the teacher asked them to submit their home work. “Students, please submit your home work. For those who did not do their home work, as usuall, will be punished”. The teacher’s voice was so strong in Aryan’s ears.

“Aryan… did you do your home work?”
“Ah… a.. I am sorry sir…. I have not…”
“Come here, you must be punished for ignoring your duty!”

Aryan came closer to his teacher. His face was pale; he afraid of something bad will be happen. “Please tell me the reason!”
“I am sorry sir; I get bored to study every day”

“Oh, I see. Now you must write down that reason in the peace of paper, put it on your chest. After that, go to the headmaster’s office and ask him for punishment!”

“Yes sir”

Then, the class full of noise. The students started to shout at Aryan, “Hoo…!” Aryan can not hold his tears. He was crying while accepting his punishment. Then, he went out from the classroom and when to the headmaster’ office.

The headmaster greeted him. He then asked Aryan why he had to be punished. While crying, Aryan told him that he did not do his home work. “Oke, now you must remember this Aryan. It is your duty to study, do your home work. Study will make you cleaver and it will help you in the future. 

The End

Memang sangat singkat, kejadiannya pun tidak rumit dan hanya memiliki satu alur cerita yang mudah dipahami. Meski demikian, cerita tersebut bisa dijadikan contoh bagi rekan pelajar semua yang ingin belajar membuat karangan bahasa Inggris. 

Bentuk karangan tersebut mungkin juga bisa disebut dengan karangan tentang pengalaman di sekolah. Tidak sulit untuk memahami apa yang disampaikan dalam cerpen di atas. Hal ini karena bahasa dan kata yang digunakan cukup sederhana dan tidak banyak menggunakan kata sulit. Hanya terdapat beberapa istilah baru yang mungkin belum dikenali. 

Untuk dapat lebih mudah dalam memahami cerita tersebut, rekan semua bisa sambil menyiapkan kamus bahasa Inggris yang lengkap. Jadi, jika ada satu dua kata sulit yang ditemui bisa langsung mencari artinya di kamus. Kalau tidak, sebelum membaca kisah tersebut rekan semua bisa mempelajari daftar kata di bawah ini.

Bore = bosan
Room = ruangan
Note = catatan
Left = kiri
English book = buku bahasa Inggris
Covered = tertutupi
Survace = permukaan
Tea = the
Full = penuh
Untouched = tak tersentuh
Home work = pekerjaan rumah
Switched on = menghidupkan 
Playing = bermain
Finish = menyelesaikan
My home work after this…”
Ignored = mengabaikan
Advice = nasehat
Eventhough = meskipun
Afternoon = sore
Passed = berlalu
Other = lain
Social media = media social
Tomorrow = besok
Next day = hari berikutnya
Fear = rasa takut
Punished = dihukum
Afraid = takut
First subject = pelajaran pertama
Began = mulai
Submit = mengumpulkan
Closer = lebih dekat
Headmaster = kepala sekolah
Noise = berisik, bising
Crying = menangis
Office = kantor
Duty = kewajiban
Cleaver = pintar

Silahkan pelajari terlebih dahulu daftar kata dan terjemahannya yang sudah ada di atas. Lumayan, dengan kosa kata tersebut rekan semua tidak perlu repot mencari artinya di kamus. Arti yang sudah disuguhkan di setiap kata di atas sudah disesuaikan dengan isi ceritanya jadi tidak akan membuat bingung. 

Sekarang, mari kita bahas sedikit mengenai isi ceritanya. Teks cerpen bhs inggris tersebut mengisahkan tentang seorang murid sekolah yang malas belajar. Suatu ketika, di sekolah ia mendapatkan pekerjaan rumah, tugas yang harus dikerjakan sebagai bahan latihan. 

Di rumah, ia tidak mengerjakan tugas tersebut. Saat hendak mengerjakan tugas, ia merasa bosan. Akhirnya ia hanya corat-coret buku saja. Setelah itu ia pun keluar ruang belajar dan menuju ke ruang keluarga, nonton televisi sambil bermain handphone. 

Tak lama kemudian, ia asyik bermain HP, sibuk chatting di social media, facebook, twitter dan lainnya. Ia pun kemudian lupa waktu.

Sore menjelang, sang ibu mengingatkannya untuk mengerjakan tugas yang ia miliki. Meski begitu ia terlalu asyik bermain hp sehingga malas mengerjakan tugas. Akhirnya, sampai pagi menjelang ia pun tidak mengerjakan tugas.

Esok harinya, ia berangkat sekolah dengan perasaan was-was dan takut. Ia tahu benar bahwa sesampainya di kelas pasti ia akan dihukum karena tidak mengerjakan tugas. Benar, ketika diminta mengumpulkan tugas, ia pun tidak bisa berbuat apa-apa.

Saat yang lain mengumpulkan tugas, ia harus menerima hukuman. Ia kemudian ditanya kenapa ia tidak mengerjakan tugas. Ia pun menjawab, “saya bosan pak belajar terus”. Sang guru kemudian memerintahkannya untuk menulis alasan tersebut di sebuah kertas besar. 

Ia kemudian disuruh ke ruang kepala sekolah untuk mendapatkan hukuman. Karena malu dan takut, ia pun sampai menangis. Sesampainya di ruang kepala sekolah, ia segera disambut dengan pertanyaan dari kepala sekolah.

Beruntung, bapak kepala sekolah tidak memberikan hukuman apapun pada dirinya. Bapak kepala sekolah hanya menasehatinya dan meminta dia untuk selalu ingat bahwa belajar itu penting untuk masa depannya kelak.

Wah, benar bukan? Ternyata, ada pelajaran berharga yang bisa digali dari cerita pendek tersebut. Sekarang, silahkan selesaikan cerita di atas. 

Setelah itu, jika rekan semua masih ingin membaca cerita lain silahkan pilih dibagian akhir pembahasan ini. Masih ada beberapa kisah menarik lain yang bisa dinikmati sekaligus untuk belajar.